POULTRY INDONESIA – Ajang Livestock Taiwan Expo 2018 merupakan rangkaian bersamaan dengan penyelenggaraan  Asia Agri-Tech Expo dan Aquaculture Taiwan  yang berlangsung di Taipei World Trade Center pada 26-28 Juli 2018. Acara yang diselenggarakan oleh UBM Asia Taiwan tersebut merupakan pameran dagang yang menggabungkan model bisnis lintas sektor baik sektor peternakan, pertanian, maupun budidaya perairan. Pameran ini memfokuskan bagaimana sistem peternakan, pertanian, dan akuakultur dapat dijalankan dengan sistem cerdas, inovatif, hemat energi dan ramah lingkungan.
Perusahaan penyedia peralatan unggas, yakni Salmet juga bakal tampil dalam ajang bergengsi ini. Sistem kandang konvensional milik Salmet menyediakan ruang seluas 750 cm persegi untuk setiap ayam petelur. Adapun Nabel, akan menampilkan sistem perataan dan pengemasan telur otomatis, dengan kapasitas dari 10.000 hingga 240.000 telur per jam. Perusahaan lain yang akan ikut ambil bagian dalam pameran ini yakni MOBA, Kohshin, Nuovo, AGCO GSI, dan Seyang yang bakal menampilkan spesifikasi peralatan unggas terbaru dan lengkap.
 
Aplikasi  teknologi ICT, IoT dan AI telah menjadi tren di industri akuakultur saat ini.  Aquas, misalnya, memperkenalkan alat pemantau kualitas air multiparameter dan penganalisis pH untuk memeriksa ketinggian permukaan air, pH, oksigen terlarut, kekeruhan, nitrogen amonia, minyak dalam air, dan lain-lain. Peralatan tersebut  telah terbukti menunjukkan kinerja yang baik dan membantu menstabilkan kualitas air secara efisien.
Peralatan canggih lainnya yang tampil dalam pameran ini yakni Quadlink QAM300-DE dengan didukung oleh sel surya. Alat ini  dapat mengumpulkan data ilmiah dan catatan manajemen pertumbuhan organisme air sejak dari pembibitan hingga pertumbuhannya di laut. Di sisi lain, peralatan QAM300-OC dapat secara otomatis memberi makan ikan, hanya ketika ikan lapar –sehingga dapat menghemat biaya pakan.
Salah satu peserta stan, yakni  CH Biotech akan memamerkan suatu produk untuk mengatur sistem ekspresi gen tanaman dengan komponen aktif yang tidak dimodifikasi secara genetik, yang dapat menjadi solusi penting untuk tanaman dalam menghadapi perubahan iklim yang ekstrim. Produk tersebut  bertujuan untuk meningkatkan daya tahan tanaman, sehingga membantu pasokan makanan yang stabil.

Untuk memenuhi kebijakan energi terbarukan oleh negara-negara Asia Tenggara, penyelenggara pameran  membuat pavilion khusus, yakni ‘Biogas Power Pavilion’dalam acara tersebut. Di pavilion tersebut akan dipamerkan peralatan desulfurisasi dan pemurnian biogas. Peralatan milik Cheng Feng Environmental Technology tersebut  saat ini merupakan teknologi untuk menghilangkan hidrogen sulfida (H2S) dan mercaptan (R-SH) di atas 99%. Kelebihan lain peralatan ini yakni dapat tercapainya peningkatan konsentrasi metana hingga 20%, yang secara efektif mempercepat efisiensi gas generator biogas.
Penyelenggaraan Taiwan Livestock Expo yang digelar untuk yang kedua kalinya bersamaan dengan gelaran Asia Agri-Tech Expo & Forum dan Aquaculture Taiwan yang akan diramaikan dengan program pertemuan bisnis antar pelaku bisnis, dan penyelenggaraan lebih dari 40 seminar dan konferensi bertema khusus teknolologi peternakan dan pertanian, serta akuakultur. Tertarik mengunjungi ketiga pameran tersebut? segera kunjungi situs www.livestocktaiwan.com untuk melakukan pendaftaran secara online sekarang juga!