Para guru yang mengikuti program Bakti pada Guru di Jayapura (5-6/9).
POULTRY INDONESIA, Jayapura – Program Bakti pada Guru (BPG) yang digagas oleh PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) melalui Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI) kini digelar di Jayapura yaitu pada 5-6 September 2018 di Hotel @HOM Abepura Jayapura – Papua. Program pelatihan penguatan pendidikan karakter yang merupakan hasil kerja sama CPI dengan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro ini diikuti oleh 55 guru di Kota Jayapura, mulai dari guru Sekolah Dasar (SD) hingga guru Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Ini adalah langkah yang baik, program ini menekankan sikap moral untuk mewujudkan tekad memberikan yang terbaik kepada bangsa sebagai sosok guru yang mampu menjadi panutan dan selalu memberikan teladan,” ungkap Ir. Rustan Saru, MM selaku Wakil Wali Kota Jayapura dalam sambutannya.
Rustan melanjutkan, guru memiliki tugas sebagai pendidik yang bisa mengajar dengan baik, bisa menilai dengan baik, bisa mengevaluasi dengan baik, karena guru adalah sosok yang harus ditiru oleh murid bahkan masyarakat. Menurutnya, seorang guru harus memiliki kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual.
Baca juga: Agrinex Expo ke-12 Angkat Tema Social Agroforestry
Rustan juga mengapresiasi CPI yang telah berbagi pengetahuan dan ilmu kepada guru-guru yang ada di Kota Jayapura melalui program BPG. “Saya berharap peserta bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik supaya bisa dipahami dan dimengerti agar bisa membantu pembangunan pendidikan di Papua khususnya di Jayapura,” ujar Rustan.
Dalam kesempatan yang sama, Nyoto Prayitno selaku Personalia & General Affair CPI Area Sulawesi-Papua mengatakan bahwa kegiatan ini bisa membantu tenaga pengajar dalam meningkatkan kualitas peserta didik di sekolahnya masing-masing.
Bakti pada Guru merupakan program corporate social responsibility (CSR) dari CPI sebagai bentuk kepedulian CPI terhadap pendidikan dan wujud bakti kepada guru untuk membantu pembentukkan karakter bangsa melalui pengembangan diri bagi guru yang IDEAL (guru yang Inspiratif, Dedikatif, Empatik, dan berAkhlak mulia dan berbudi Luhur). Melalui program ini diharapkan guru juga dapat mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran di kelas.
Sebelumnya, progam Bakti Pada Guru telah dilaksanakan di berbagai daerah di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara.