Peresmian hibah closed house Universitas Andalas (22/11).
POULTRY INDONESIA, Padang – Setelah sebelumnya dilakukan penandatanganan MOU serah terima hibah kandang pada April 2018 lalu, selanjutnya PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) meresmikan closed house kepada Fakultas Peternakan Universitas Andalas (22/11).
Penandatanganan prasasti dan peresmian ini dilakukan oleh Direktorat Jendral Pembangunan Daerah Tertentu (Ditjen PDTU) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendes PDTT RI) Ir. Aisyah Gamawati, MM mewakili Menteri Kemendes PDTT RI disaksikan oleh Presiden Direktur PT CPI Dr. (Hc) Tjiu Thomas Effendy; Regional Head CPI-Sumbagut Agus Saputra; Perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat; Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA; dan Dekan Fakultas Peternakan Prof. Dr. Ir. James Hellyward, MS.
Dengan adanya kerja sama antara CPI dengan Universitas Andalas (UNAND) melalui hibah closed house, menurut Aisyah, dapat menjadi media untuk menghasilkan lulusan berkualitas, berkarakter, dan juga menguasai teknologi di bidang perunggasan. “Ini sejalan dengan program community development dimana keikutsertaan pihak swasta sangat diperlukan untuk berkontribusi dalam pembangunan yang berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat desa, salah satunya, melalui para lulusan perguruan tinggi,” lanjutnya.
Baca Juga : Produk Olahan Ayam Indonesia Meriahkan Festival Makanan Halal di Jepang
Salah satu tujuan hibah closed house ini adalah civitas akademika di perguruan tinggi dapat memanfaatkannya sebagai media belajar mengajar serta berbagi pengetahuan, sarana penelitian dan pengembangan, dan praktik budi daya broiler. “Diharapkan bisa meningkatkan daya saing industri peternakan di Indonesia dan menghasilkan kualitas lulusan yang berkompeten,” ujar Dr. (Hc) Tjiu Thomas Effendy, Presiden Direktur PT CPI.
Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA, Rektor Universitas Andalas dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasinya kepada PT CPI. Menurutnya, dengan adanya closed house ini bisa memberikan banyak manfaat, misalnya menjadi media bagi dosen dan mahasiswa untuk meningkatkan kualitas hasil penelitian untuk menghasilkan inovasi untuk perkembangan pengetahuan kedepannya termasuk di bidang ilmu lainnya.
“Keberadaan kandang ayam modern ini juga dapat meningkatkan jiwa motivasi entrepreneur mahasiswa karena mahasiswa bisa belajar banyak bagaimana menjadi pebisnis peternakan yang andal terutama dalam bidang perunggasan,” ungkap Tafdil Husni.
Hibah closed house merupakan bagian dari kegiatan corporate social responsibility (CSR) PT CPI melalui Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI). Sebagai pelopor industri perunggasan di Indonesia yang telah lama mempergunakan teknologi closed house dan juga memiliki kepedulian yang besar dalam bidang pendidikan, PT CPI menghibahkan kandang closed house beserta peralatannya dan berperan aktif memberikan pendampingan dalam pengelolaan kandang closed house. Hibah closed house tersebut telah diberikan kepada sejumlah perguruan tinggi, yaitu Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Hasanuddin (UNHAS), dan yang terbaru adalah Universitas Andalas (UNAND).