Penandatanganan kesepahaman dan penyerahan hibah peralatan kandang dari PT CPI kepada Universitas Lampung (9/8).
POULTRY INDONESIA, Lampung – Melihat pentingnya sarana prasana untuk mendukung proses pendidikan, PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) melalui Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI) menghibahkan peralatan kandang kepada Universitas Lampung (Unila).
Penandatanganan nota kesepahaman hibah peralatan kandang yang berlangsung pada 9 Agustus 2018 dilakukan oleh Ir. Yosef Arisanto selaku Ketua CPFI Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel) dengan Prof. Dr. Ir. Irwan Sukri Banuwa, M. Si. selaku Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Hadir pula dalam acara tersebut Andi Magdalena Siadari selaku perwakilan CPFI Jakarta, manajemen CPI, civitas akademika Unila, dan perwakilan pemerintahan setempat. Seremonial penyerahan peralatan kandang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Prof. Irwan Sukri Banuwa selaku Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lampung.
Ir. Yosef Arisanto, Ketua CPFI Sumbagsel mengatakan bahwa hibah peralatan kandang yang merupakan salah satu program corporate social responsibility dari PT CPI ini dilakukan dalam rangka membangun ketersambungan dan kesesuaian antara dunia usaha dan dunia akademik. “Dengan memberikan hibah berupa peralatan kandang closed house ini, kami berharap bisa melengkapi sarana belajar mengajar di perguruan tinggi sehingga dapat digunakan dalam kegiatan budidaya atau sebagai sarana pendidikan dan penelitian,” ungkap Yosef.
CPI juga akan memberikan pendampingan pengelolaan closed house di Unila, mulai dari menyediakan day old chick (DOC), pakan, obat, vaksin, dan TSR sebagai tenaga ahli, hingga pemasaran hasil budidaya. “Dengan adanya pendampingan ini maka peralatan kandang tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal,” lanjutnya.
Sementara itu, Unila sebagai mitra akademik akan akan menyediakan tenaga kerja atau petugas kandang yang dalam hal ini adalah mahasiswa dan didampingi pula oleh dosen pembimbing sehingga pemeliharaan bisa berjalan maksimal.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan seminar dengan Ir. Yosef Arisanto sebagai narasumber dan dimoderatori oleh drh. Bambang Sutrasno dengan mengusung tema seputar budidaya broiler closed house, termasuk mengenai keunggulan dan keuntungan budidaya dengan sistem ini. Seminar tersebut diikuti oleh para civitas akademika Unila.