Stan Alltech di ajang Indo Livestock 2018.
Keikutsertaan Alltech dalam pameran ini disampaikan oleh General Manager PT Alltech Biotechnology Indonesia, Andri Budi Santosa, saat ditemui dalam pameran yang diselenggarakan pada 4-6 Juli 2018. “Pertama, kita ingin menunjukkan Alltech itu tampil, yang kedua adalah bagaimana kita bisa memberikan solusi terbaik kepada para customer,” jelas Andri.
Di sisi lain, Technical Manager (Ruminants & Mycotoxin Management) Dr. Ghazanfar Naseer D.V.M juga menjelaskan bahwa Indo Livestock yang merupakan salah satu pameran terbesar di Indonesia perlu diikuti oleh Alltech untuk bertemu banyak koleganya. “Disini kita bisa bertemu dengan banyak produsen, peternak juga, jadi saya pikir ini merupakan momen yang baik untuk bisa bertemu dengan mereka,” sahutnya.
Lebih dekat dengan produk andalan
Alltech merupakan salah satu perusahaan feed additive yang memproduksi mycotoxin binder hingga probiotik yang bisa diaplikasikan pada banyak jenis hewan. Alltech memiliki pengalaman dan riset yang sudah tidak perlu diragukan lagi mengenai interaksi dan ikatan mikotoksin. Jajaran produk Alltech terkait hal ini diantaranya, Alltech 37+®, Alltech MIKO®, dan Mycosorb. Saat ini Alltech sedang fokus pada pada salah satu produknya yaitu Mycosorb dan Mycosorb A+. Perbedaan di antara keduanya adalah terdapat tambahan alga di dalam Mycosorb A+.
Kelengkapan alat pendukung untuk produk Mycosorb juga dimiliki oleh Alltech, dimana alat ini akan digunakan untuk mendeteksi kandungan mikotoksin yang ada di raw material pakan ternak. Dr. Ghazanfar yang merupakan tim support di bagian technical, pada kesempatan kali ini mengenalkan Rapid Test Kit, yaitu suatu alat yang digunakan Alltech untuk mengetahui kandungan mikotoksin. “Ini merupakan salah satu bentuk pelayanan kita untuk para pelanggan, kita mencoba membantu para customer untuk mendeteksi mikotoksin secara cepat saat itu juga. Kami berharap ini menjadi solusi yang tepat dan cerdas untuk para customer kita,” ungkap Ghazanfar.
Rapid Test Kit ini merupakan suatu langkah untuk membuat pekerjaan di lapangan semakin mudah. Beberapa jenis mikotoksin bisa kita deteksi dengan satu alat ini. Alat ini juga digunakan untuk mendeteksi semua jenis raw material. “Jadi kami memang tidak menjual alat ini namun kita memberikan servis ini untuk lebih mempermudah dan lebih cepat dalam mengambil langkah untuk cemaran mikotoksin dalam raw material yang dimiliki oleh para pelanggan,” sambung Ghazanfar.
Rapid Test Kit yang fleksibel untuk mendeteksi kandungan mikotoksin di raw material.
Dalam prakteknya di lapangan, untuk mendeteksi satu jenis raw material umumnya membutuhkan waktu yang lama, mulai dari pengambilan sampel, kemudian dibawa ke laboratorium. Hal ini membutuhkan waktu yang lama dalam hal pengiriman, belum lagi waktu untuk menunggu hasil pemeriksaan. Namun dengan alat tersebut akan membuat semuanya menjadi lebih mudah. Alat ini lebih fleksibel, dapat dibawa kemanapun, sehingga kita tidak perlu membuang banyak waktu dan juga energi.
Dengan menggunakan alat ini kita bisa langsung ke feedmill, langsung bisa mengecek kandungan mikotoksin pada semua kandungan raw material yang ada. Dengan hanya hitungan menit, yakni sekitar kurang lebih 6 menit saja untuk satu kali deteksi, kita sudah bisa mendeteksi seberapa banyak mikotoksin yang ada dalam raw material. Dan tentu saja Alltech akan memberikan solusinya, yaitu dengan Mycosorb.
Setelah kita mengetahui jumlah kandungan mikotoksinnya, kita bisa langsung menentukan berapa banyak dosis Mycosorb untuk raw material yang akan kita pakai. Alat ini bisa memproyeksikan apakah raw material kita tergolong low challenge atau high challenge. “Terkadang orang menggunakan anti mikotoksin asal pakai saja, namun dengan alat ini kita bisa lebih akurat menentukan berapa dosis yang harus digunakan,” tambah Andri.
Produk unggulan lainnya yang dikembangkan oleh Alltech yaitu Bioplex® yang merupakan mineral organik. Produk ini tidak hanya mengandung mineral yang dibutuhkan untuk unggas, nutrisi mineral dalam Bioplex® pun mengandung organic trace minerals lengkap dan diformulasi dengan teknologi modern. Berdasarkan studi yang telah dilakukan oleh Alltech menunjukkan bahwa penggunaan organic trace minerals lebih baik untuk performa broiler jika dibandingkan dengan penggunaan inorganic trace minerals yang sebagian besar masih digunakan industri.
Tercukupinya kebutuhan mineral pada produksi ayam modern memiliki peran yang sangat penting. Modern mineral nutrition menjadi hal krusial yang digunakan ternak untuk membangun cadangan mineral yang optimum dalam tubuhnya. Mineral juga berperan dalam mendukung performa hewan ketika dalam kondisi stres. Mineral juga bisa digunakan untuk memaksimalkan kesehatan dan kekebalan ayam secara keseluruhan, serta dapat memenuhi kebutuhan nutrisi ayam modern yang lebih tinggi. Tidak hanya itu, mineral juga dapat membuat kerabang telur menjadi bulat sempurna dan terbebas dari kontaminasi virus atau penyakit.
Keunikan stan Alltech
Kembali berpartisipasinya Alltech dalam pameran peternakan tidak lantas hanya sekadar tampil. Keseriusannya mengikuti pameran ini ditandai dengan beberapa konsep menarik yang ada di stan mereka. Mulai dari sisi kanan booth mereka yang menampilkan salah satu tools terbaru mereka, dan di sisi yang lain tersedia photo booth bagi para pengunjung untuk bisa mengabadikan momen saat mereka berkunjung ke stan Alltech. “Karena kita tahu bahwa zaman sekarang kental sekali dengan media sosial, orang senang sekali berfoto. Karena itu, kami tampilkan tempat untuk berfoto dan mereka bisa mengunggahnya di media sosial mereka,” tambah Andri.
Stan yang dipenuhi dengan warna oranye yang menggambarkan warna Alltech ini juga mengadakan kegiatan unik. Di setiap jam 3 sore, Alltech menghadirkan papan lucky roulette yang bisa dinikmati oleh para pengunjungnya. Setelah mengambil foto di stan Alltech, para pengunjung bisa langsung memainkan papan lucky roulette tersebut untuk mendapatkan undian, setelah itu mereka bisa menukarkan dengan souvenir cantik yang merupakan hadiah dari permainan lucky roulette tersebut.