Tim Farmsco di perhelatan Indo Livestock 2018.
Ada pepatah dalam bahasa Indonesia mengatakan “Tak kenal maka tak sayang.” Pepatah tersebut dipahami betul oleh PT Farmsco Feed Indonesia yang notabene merupakan pemain baru dalam belantika bisnis perunggasan di Tanah Air. Melalui keikutsertaannya dalam pameran Indo Livestock Expo & Forum 2018, Farmsco berusaha mengenalkan kepada masyarakat luas bahwa saat ini telah hadir sebuah perusahaan pakan ternak yang turut meramaikan pasar perunggasan di Indonesia.
Farmsco hadir dengan menawarkan produk-produk berkualitas tinggi yang didukung teknologi maju asal Korea Selatan. Bagi Farmsco yang memiliki misi memimpin industri produk peternakan dan menciptakan kebahagiaan pelanggan, melihat pameran besar seperti Indo Livestock Expo & Forum 2018 merupakan momen tepat untuk mengenalkan mereka sekaligus menyapa semua pelanggan.
Mengenal lebih dekat
Menempati posisi strategis di stan PFP 88, PT Farmsco Feed Indonesia menyuguhkan gambaran suasana hutan hijau saat musim panas. Menurut Customer Care PT Farmsco Feed Indonesia, Kurniawan Eko Santoso, mengungkapkan bahwa tema stan yang diusung pada pameran Indo Livestock 2018 merupakan manifestasi dari nilai-nilai perusahaan Harim Group.
Stan Farmsco di Indo Livestock 2018.
“Farmsco merupakan anak perusahaan Harim Group asal Korea Selatan. Harim merupakan hutan musim panas di mana orang berbagi kebahagiaan dengan menciptakan nilai-nilai kehidupan. Oleh karenanya, di tengah-tengah stan kami ada replika pohon hutan musim panas, jadi nilai itulah yang kami angkat pada pameran ini,” ujar Kurniawan.
Bagi Farmsco, filosofi hutan musim panas yang dipenuhi rimbun pohon hijau, angin yang sejuk, dan air yang jernih merupakan tempat yang ideal bagi para pekerja keras, tempat untuk memperoleh energi baru, dan tempat berbagi kebahagiaan. “Konsep stan yang terbuka dan banyak menyediakan kursi diharapkan bisa membuat pengunjung merasa nyaman dalam berdiskusi dan mengenal Farmsco lebih dekat,” terangnya.
President PT Farmsco Feed Indonesia, Kwun Chun Nyun yang turut hadir dalam pameran, mengungkapkan bahwa ada beberapa tujuan yang ingin dicapai oleh Farmsco selama mengikuti pameran peternakan terbesar di Indonesia ini. Tujuan pertama adalah bagaimana mengenalkan Farmsco seluas-luasnya agar diketahui oleh para stakeholder perunggasan. “Farmsco merupakan perusahaan baru di Indonesia. Oleh karena itu, kami terus berusaha mengenalkan perusahaan ini kepada semua orang,” ujar Kwun.
Lebih daripada itu, tujuan yang kedua menurut Kwun adalah untuk menunjukkan kepada khalayak bahwa Farmsco telah menggunakan teknologi maju dalam memproduksi pakan ternaknya. Pengalaman Farmsco yang panjang selama di Korea Selatan menjadi keunggulan tersendiri bahwa pakan yang dihasilkan oleh perusahannya merupakan pakan dengan kualitas terbaik. “Harim Group yang merupakan rumah besar bagi Farmsco adalah perusahaan nomor satu dalam bidang peternakan di Korea Selatan. Mereka punya banyak teknologi, dan kami terapkan teknologi itu di Indonesia,” imbuhnya.
Farmsco hadir di Indonesia untuk ikut membangun industri perunggasan. Dalam hal ini, Kwun berujar bahwa Farmsco akan turut serta dalam meningkatkan kesejahteraan dan konsumsi protein hewani masyarakat Indonesia melalui produk-produk yang dihasilkan. “Farmsco selain menghasilkan pakan ternak juga memiliki unit usaha lain seperti breeding farm broiler. Kami berharap akhir tahun ini sudah mulai mengembangkan final stock broiler,” jelasnya.
Menghadirkan kualitas terbaik
Farmsco hadir dalam pameran dengan penuh kepercayaan diri. Perusahaan yang mempunyai visi “No.1 Partner, Everyday with Farmsco” ini menyuguhkan beberapa contoh produk pakan untuk broiler dan layer. Farmsco Broiler Feed merupakan pakan untuk ayam pedaging yang disesuaikan dengan usia pertumbuhan ayam. Farms-Choi untuk usia 0-7 hari digunakan untuk meningkatkan daya hidup serta meningkatkan asupan pakan dan meminimalkan pakan yang tidak terserap. Farms-Chick untuk usia 0-21 hari digunakan untuk pembentukan tulang dan akselerasi pertumbuhan bobot badan. Farms-Bro untuk usia 22-panen digunakan untuk penambahan bobot badan dan meningkatkan feed intake serta kualitas daging.
Selain Farmsco Broiler Feed, Farmsco juga menawarkan produk pakan ayam untuk ayam petelur dengan nama Farmsco Layer Feed. Menariknya, pada pakan ayam petelur ini, Farmsco mempunyai produk yang tidak dimiliki oleh pabrik pakan lain yaitu HI-Shell (pre-layer) dan Egg-Shell +. HI-Shell merupakan pakan tinggi kalsium yang digunakan dalam pembentukan kerabang telur dan warna telur pada saat persiapan masa produksi. Sedangkan Egg-Shell+ merupakan pakan yang diformulasi khusus dengan tujuan supaya ayam petelur dapat bertelur dalam masa yang paling lama melalui peningkatan kekebalan dan penguatan kerabang dan warna telur yang diperlukan untuk memperpanjang umur produktivitas.
Kurniawan menjelaskan bahwa pakan yang dihasilkan oleh Farmsco merupakan pakan premium. Bagi perusahaannya, menyuguhkan pakan dengan kualitas terbaik adalah sebuah prioritas yang harus diutamakan. “Pakan yang kami produksi tidak ada perbedaan level pada umur yang sama. Secara kualitas juga sangat baik karena sudah teruji selama 40 tahun di Korea Selatan,” tandasnya.
Gelaran seminar
Selama pameran Indo Livestock Expo & Forum 2018, PT Farmsco Feed Indonesia juga turut serta menyelenggarakan seminar teknis yang bertempat di Jakarta Convention Center. Seminar yang digelar dalam dua sesi ini mengangkat tema seputar pakan broiler dan layer. Seminar ini juga dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai latar belakang seperti peternak, peneliti, maupun mahasiswa yang datang dari seluruh penjuru Tanah Air.
Intan Nursiam, Formulator Supervisor PT Farmsco Feed Indonesia dalam paparannya menjelaskan bahwa ukuran partikel bahan pakan dapat berpengaruh terhadap performa ayam. Intan memaparkan, bahwa ada beberapa organ dalam tubuh ayam tidak berkembang dengan baik jika diberi pakan dengan ukuran partikel yang tidak sesuai. “Salah satu penentu performa ayam adalah organ yang bernama gizard. Gizard ini diciptakan khusus oleh Tuhan pada hewan monogastik untuk pengganti gigi seperti pada hewan pemamah biak,” paparnya.
Sejauh ini, peran gizard adalah untuk membantu ayam dalam mencerna pakan. Namun, untuk menumbuhkan gizard yang baik pada ayam diperlukan ukuran partikel pakan yang sesuai dengan kebutuhannya. Oleh karena itu, yang bisa dilakukan adalah mengubah ukuran partikel. “Ukuran partikel pakan untuk broiler umur 1-7 hari adalah 500-600 mikron, di atas 7 hari 700-800 mikron dan untuk ayam petelur berukuran 1200-1500 mikron,” tambah Intan.
Berdasarkan pengalaman yang panjang itulah akhirnya Farmsco menemukan sebuah teknologi khusus untuk menciptakan pakan dengan ukuran partikel yang sesuai dengan kebutuhan ayam. “Sebelum dibuat pellet, kita sesuaikan ukuran partikel dengan kebutuhan gizard. Pada kasus yang ditemukan di ayam petelur, setelah kami teliti ternyata berhasil meningkatkan egg mass (bobot telur) sekitar 3 gram/hari/ekor,” terangnya.
The 2nd Best Stand Design
Keseriusan Farmsco dalam mengikuti pameran terlihat dari konsep stan yang diusung. Mendapat penghargaan sebagai The 2nd Best Stand Design merupakan langkah awal yang baik sebagai perusahaan yang pertama kalinya mengikuti pameran peternakan terbesar di Indonesia. Mengusung konsep hutan musim panas yang sesuai dengan filosofi perusahaan, membuat ptara pengunjung maupun pelanggan merasa nyaman saat menyambanginya.
Pada keikutsertaannya untuk yang pertama kali, Farmsco berhasil meraih The 2nd Best Stand Design.
“Pelanggan adalah prioritas kami. Kami sangat fokus pada kepuasan pelanggan. Kami selalu memikirkan cara untuk meningkatkan kesejahteraan mereka, apabila pelanggan puas dengan produk Farmsco, kami pun ikut senang,” ujar Kwun.
Senada dengan Kwun, Park Ju Hyun selaku Vice President Sales and Marketing PT Farmsco Feed Indonesia mengatakan senang sekali mendapat penghargaan The 2nd Best Stand Design. Hal tersebut karena Farmsco baru pertama kali mengikuti pameran Indo Livestock. “Terima kasih kepada semua tim yang terlibat dalam membuat stan ini. Saya berharap Farmsco akan terus berkontribusi terhadap kemajuan peternakan di Indonesia. Jika pelanggan merasa puas, kami juga ikut senang mendengarnya,” ucap Park.