Prinsip terpenting dalam proses thawing adalah jangan sampai daging ayam beku mencair pada suhu ruang,
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Salah satu cara untuk menekan perkembangbiakan bakteri berbahaya yang bisa mengancam masakan berbahan telur dan daging ayam, maka hidangan yang sudah matang jangan dibiarkan berada pada suhu ruang selama lebih dari 4 jam dalam zona suhu berbahaya, yakni dalam rentang suhu 4-60 oC.Jika belum akan disajikan, maka pertahankan suhu hidangan pada suhu 60 oC.
Demikian juga dengan bahan pangan yang belum akan dimasak, sebaiknya disimpan dalam lemari pendingin yang memiliki suhu 5 oC atau di bawahnya. Patut diperhatikan, untuk penyimpanan pada suhu dingin tersebut tidak bisa terlalu lama, harus segera diolah dalam hitungan hari setelah dimasukkan ke dalam lemari pendingin, kecuali jika bahan makanan tersebut telah dibekukan dan disimpan dalam ruang pembeku. Daging ayam beku bisa bertahan dalam beberapa minggu hingga bulan jika disimpan secara beku dengan cara yang benar. 
Baca juga : Sate Ayam dan Aspek Keamanan Pangannya
Penanganan daging ayam beku pun harus dilakukan secara benar, terutama dalam hal pencairan kembali (thawing). Prinsip terpenting adalah jangan sampai daging ayam beku mencair pada suhu ruang, karena hal ini akan mengundang bakteri berbahaya berkembang biak selama rentang waktu pencairan. Pencairan kembali daging beku dapat dilakukan dengan cara ditempatkan di bawah air mengalir (dalam kondisi daging masih terbungkus plastik), dipindahkan ke ruang pendingin (chiller), atau dengan bantuan microwave.
Menjaga prinsip-prinsip keamanan pangan sejak dari pemilihan telur dan daging ayam yang berkualitas baik dan terjamin higientiasnya, hingga pada penjaminan proses pemasakan dan penyajian yang benar, maka manfaat gizi tinggi yang terkandung dalam daging dan telur ayam dapat dioptimalkan tanpa terganggu oleh ancaman keamanan pangan.
Artikel ini adalah kutipan dari artikel lengkap yang telah dimuat di Majalah Poultry Indonesia Edisi September 2019 dengan judul “Menjaga Manfaat Gizi Produk Hasil Unggas”. Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silahkan mengirim email ke: sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153