POULTRYINDONESIA, Jakarta – (Kamis, 10/1) para penerima beasiswa Charoen Pokphand Best Student Appreciation Batch 3 menghadiri acara pembekalan “Quality 4.0 Training” di Hotel Novotel Mangga Dua Square Jakarta. Acara ini sebagai acara penyambutan dan sekaligus pelepasan para awardee yang akan bergabung di unit-unit bisnis PT CPI seluruh Indonesia untuk menjalani masa internship (magang) selama 2 bulan dari pertengahan Januari hingga awal Maret 2019.
Sebelumnya, pada awal Desember 2018 lalu telah terpilih sebanyak 23 mahasiswa yang berhasil melewati serangkaian tahapan untuk lolos sebagai penerima beasiswa CPBSA. Mereka yang terpilih ini merupakan mahasiswa tingkat akhir dari jurusan peternakan, kedokteran hewan, teknologi pangan, dan teknik dari 10 Universitas tanah air antara lain; Universitas Andalas, Universitas Lampung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, dan Universitas Hasanuddin.
Jemmy Wijaya selaku Ketua Steering Committee CPBSA hadir dalam acara untuk memberikan welcoming speech kepada para peserta. Ia berharap para awardee CPBSA yang akan mengikuti masa magang dapat seutuhnya menunjukan skill dan performanya nanti di tempat kerja. “Dalam masa 2 bulan mendatang, Anda akan menjadi bagian dari CPI dan masuk dalam kegiatan operasional perusahan. Maka, penting sekali masa waktu tersebut dimanfaatkan untuk mempelajari bagaimana realitas dan gambaran cara kerja industri yang bisa saja akan Anda temui setelah lulus kuliah”, pungkas Jemmy.
Dalam sambutannya, Ia juga menyampaikan mengenai isu ketahanan pangan yang harus disadari oleh para mahasiswa sebagai generasi penerus mulai dari sekarang. Bagaimana pangan ini merupakan persoalan penting yang dampaknya dapat mempengaruhi segala sektor ekonomi. Maka, Ia berharap suatu hari nanti dari para awardee CPBSA ini dapat menjadi calon-calon champion yang dapat berkontribusi di tiap wilayahnya atau pun di pemerintahan untuk ikut andil dalam menjaga kedaulatan pangan Indonesia. Karena suatu negara dipandang sebagai negara makmur dan berhasil dapat dilihat dari ketahanan pangannya yang sudah stabil secara berkelanjutan.
Acara dilanjutkan dengan learning session yang dipandu oleh Binarti D. Astuti selaku AVP Feed Technology PT CPI. Ia memaparkan mengenai Technique Quality Management (TQM) dengan topik bahasan utama “Quality 4.0 Training” . Sesi ini sengaja dipersiapkan oleh panitia agar para awardee CPBSA yang akan menjalani masa magang memiliki bekal ilmu yang dapat diaplikasikan dalam tempat magang mereka nantinya. “Selain untuk pengenalan bagaimana kultur bekerja di perusahaan CPI, melalui sesi TQM ini juga saya berharap para peserta dapat mengetahui dan mengaplikasikan teknik atau pun kiat-kiat bagaimana membentuk excellent performance di tempat kerja”, tutur Binarti. Ia juga menyampaikan bahwa dewasa ini cara kerja industri perlahan-lahan akan berubah seiring dengan datangnya revolusi industri 4.0 yang sudah di depan mata. Hal ini harus segera disadari sejak dini oleh mahasiswa bagaimana mentransformasi diri untuk dapat memenuhi skill dan kualitas yang dibutuhkan dalam dunia kerja yang kini serba digitalisasi.
Hafiz Surahman, salah satu awardee CPBSA Batch 3 dari jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas mengungkapkan antusiasmenya yang akan segera menjalani magang. “Kebetulan untuk magang saya ditempatkan di unit CPI Makassar yang cukup jauh juga dari tempat asal saya, jadi hal utama yang menjadi persiapan saya sebelum magang yaitu sedikitnya mencari tahu gambaran tempat magangnya agar proses adaptasinya mudah”, ungkap Hafiz. Ia juga menyampaikan sesi TQM tadi sangat bermanfaat untuknya apalagi dalam TQM tersebut banyak dibahas mengenai revolusi industri 4.0. “Sangat senang sekali, sesi tadi ada pembahasan terkait industri 4.0, dimana industri 4.0 erat kaitannya dengan saya sebagai mahasiswa jurusan teknik elektro bahwa di masa depan unsur-unsur aktivitas kehidupan kita perlahan-lahan akan digantikan oleh tenaga mesin atau terjadi secara otomatisasi,”pungkas Hafiz.
Rencananya setelah masa magang selesai, seluruh awardee CPBSA Batch 3 akan mengikuti satu rangkaian kegiatan lagi yang merupakan bagian dari program CPBSA. Mereka akan diboyong ke negara Thailand untuk mengikuti studi banding dan mengunjungi pameran peternakan internasional VIV Asia 2019.