Komisioner KPPU dilantik langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara
POULTRY INDONESIA, Jakarta – Bertempat di Istana Negara Jakarta, Rabu (2/4), Presiden Joko Widodo melantik sembilan komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) periode 2018-2023. Pelantikan anggota komisioner KPPU oleh Presiden Republik Indonesia adalah yang pertama kali sejak KPPU berdiri 18 tahun silam.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden, karena sepanjang sejarah berdirinya KPPU baru sekarang yang dilantik oleh Kepala Negara,” ujar Chandra Setiawan selaku komisioner yang baru saja dilantik. Komisioner KPPU tersebut yakni Chandra Setiawan, Dinni Melanie, Afif Hasbullah, Guntur Syahputra Saragih, Harry Agustanto, Kodrat Wibowo, Kurnia Toha, Yudi Hidayat, dan Ukay Karyadi.
Chandra Setiawan merupakan komisioner periode sebelumnya yang terpilih kembali pada kepengurusan sekarang. Dalam keterangan persnya, Chandra mengatakan bahwa tentu saja KPPU akan terus bersinergi dengan pemerintah dalam hal ini dengan kementerian terkait maupun Kepolisian Republik Indonesia (POLRI).
“Kehadiran KPPU diharapkan mampu menjaga situasi yang kondusif bagi para pelaku usaha. Kami juga berusaha menciptakan situasi persaingan usaha yang sehat dan jangan dilihat sebagai sesuatu yang menakutkan,” terangnya.
Kurnia Toha selaku komisioner lain juga menambahkan, bahwasanya tujuan KPPU adalah bagaimana untuk bisa menjaga kondusifitas persaingan usaha supaya perekonomian kita bisa berjalan efisien.
Menurutnya jika efisiensi usaha bisa terjadi maka diharapkan para pelaku usaha akan bisa bersaing baik di tataran lokal maupun internasional. “Kami akan pelajari apa-apa yang akan menjadi fokus kerja untuk periode 2018 – 2023. Agenda terdekat yang pasti memilih ketua dan wakil ketua dulu,” tambah Kurnia.