Jajaran Direksi dan Dewan Komisaris PT CPI pada RUPS, di Hotel Mulia Jakarta (23/5).
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPI), para pemegang saham menyetujui rencana perseroan membagikan dividen tunai. Presiden Direktur CPI, Tjiu Thomas Effendy di dalam konferensi persnya mengatakan total dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham sebesar Rp 918,28 miliar atau setara dengan Rp 56 per saham.
Pada kesempatan tersebut, Thomas juga mengungkapkan bahwa laba bersih yang diterima PT CPI dalam laporan berjalan tahun 2017 sebesar Rp 2,5 triliun, sedangkan untuk total aset perseoran adalah Rp 24,5 triliun dengan total penjualan pada tahun 2017 sebesar Rp 46,4 triliun. “Kami targetkan laba bersih untuk tahun ini meningkat 20 persen atau sekitar 3 trilliun rupiah,” ungkapnya usai RUPS di Hotel Mulia Jakarta, pada 23 Mei 2018.
Dalam keterangannya, PT CPI juga akan menggelontorkan dana sebanyak Rp 2,6 triliun untuk pengembangan usahanya di tahun 2018. Sesuai paparannya, sebanyak 40 persen untuk feedmill, 35 persen untuk farm industry, 15 persen untuk food processing industry, dan sisanya sebesar 10 persen untuk maintenance.
“Tahun ini sedang dibangun pabrik pakan di Jawa Tengah, harapannya awal tahun 2019 sudah mulai produksi. Selain itu, kami juga berencana membangun pabrik pakan lagi di Pulau Sumatra, kami upayakan di wilayah tengah karena di Medan dan Lampung sudah ada,” ujar Thomas.
Thomas meyakini jika bisnis perunggasan masih akan terus berkembang. Menurutnya, hal tersebut juga didorong oleh tingkat konsumsi protein hewani asal unggas masyarakat Indonesia yang terus meningkat setiap tahunnya. “Saat ini masih sekitar 12,8 kg/kapita/tahun. Kami prediksikan ke depan bisa mencapai 14-15 kg/kapita/tahun,” pungkasnya.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga telah menyetujui pengangkatan kembali seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk masa jabatan hingga tahun buku 2022. Para pemegang saham perseroan juga memutuskan untuk memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan memberikan jasa audit atas Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2018.
Sebagai informasi, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk merupakan perusahaan yang berdiri sejak 1972 dan bergerak dalam bidang industri perunggasan khususnya untuk produksi pakan ternak, day old chick (DOC), dan daging ayam olahan. Saat ini unit usahanya telah tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, bahkan beberapa produk usahanya telah diekspor ke negara lain seperti Papua Nugini, Timor Leste, dan Jepang.