Dr. Rob Kouremans, CEO Nutreco, menjadi narasumber dalam Global Leaders Panel bersama Dr. Mark Lyons, President & CEO Alltech; Joe Stone, Executive Vice President, Chief Risk Officer, Cargill; Dr. Berhe Tekola, Director, Animal Production and Health Division, FAO, dengan tema, “The Future of Feed and Food; Are We Ready?”
POULTRY INDONESIA, Jakarta – Dengan bertambahnya populasi manusia di dunia menjadi hampir 10 miliar pada tahun 2050, sistem pangan dunia harus bersiap memenuhi permintaan yang meningkat dan memastikan pangan yang sehat. Berdasarkan hal itu, sistem agrikultur pun perlu meningkatkan produktivitas sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. Selain itu, untuk penggunaan lahan yang optimal, sekitar sepertiga dari konsumsi protein orang dewasa yang direkomendasikan harus berasal dari sumber hewani.
Namun di sisi lain, Trouw Nutrition yang merupakan salah satu inovator dalam solusi dan servis terkait pakan hewan, membuktikan bahwa rata-rata produktivitas hewan ternak lebih rendah 30-40% dari potensi genetiknya. Penyebab utama dari perbedaan hasil ini di antaranya karena kondisi yang kurang optimal terkait kesehatan hewan. Dengan demikian, nutrisi yang lebih baik dapat membantu kesehatan ternak dan meningkatkan performanya secara signifikan.
Sementara itu, Direktur R&D Nutreco sekaligus Profesor Nutrisi Hewan Leo den Hartog, ketika menghadiri Kongres 6th Global Feed & Food di Bangkok, Thailand, mengatakan, dunia perlu mendekatkan diri pada solusi sistem ekonomi berkesinambungan dalam produksi pangan. “Inovasi dalam nutrisi hewan memiliki peran penting dalam meningkatkan performa hewan ternak dan mendorong produksi pangan yang lebih berkelanjutan untuk generasi yang akan datang,” ujarnya.