POULTRYINDONESIA, Jakarta – Tata kelola logistik di sektor hilir perunggasan bisa dibilang lebih baik jika dibandingkan dengan di sektor hulu, hal ini cukup beralasan karena produk yang ditangani adalah ayam (benda hidup). Sejauh ini ada dua SNI yang mengatur tata kelola logistik mengenai ayam umur sehari (DOC) yakni SNI 2043:2011 mengenai kemasan anak ayam umur sehari/kuri-syarat mutu dan metode uji, serta SNI 2044:2011 mengenai alat pengangkut ayam umur sehari/kuri tertutup tipe di darat-syarat mutu dan metode uji.
SNI 2043:2011 merupakan revisi dari SNI 19–2043–1990. SNI ini hadir sebagai upaya untuk meningkatkan perlindungan konsumen, menjaga mutu bibit ayam dalam pengangkutan, serta meningkatkan kinerja agribisnis dan agroindustri peternakan. Cara penanganan anak ayam umur sehari/kuri di dalam alat kemasan (boks) merupakan sesuatu yang penting guna menjamin keamanan, kenyamanan, keselamatan untuk mempertahankan kestabilan mutu kuri (DOC). Kemasan kuri merupakan salah satu faktor penting dalam proses pengangkutan, untuk itu perlu diperhatikan mengenai bahan dasar, bentuk, ukuran, sanitasi, ventilasi serta kapasitas.
Mengacu pada SNI tersebut, bahan dasar untuk kemasan DOC terbuat dari kertas karton yang tahan terhadap tekanan, untuk bahan dasar alas berasal dari kertas yang mempunyai permukaan kasar. Bentuk kemasan adalah trapesium, sedangkan bagian kemasan terdiri dari sekat pemisah, alas, tiang kemas dan tutup. Ukuran boks DOC panjang bagian bawah 64 cm, panjang bagian atas 60 cm, lebar bagian bawah 48 cm, lebar bagian atas 44 cm, tinggi kemasan 15 cm, serta tinggi tiang 18 cm. Selain itu, untuk berat kemasan kosong minimum 0,8 kg dengan kapasitas isi maksimal 105 ekor dan juga pemakaian kemasan hanya digunakan untuk satu kali saja (lihat Gambar 1 dan 2).
Selain SNI 2043:2011, ada juga SNI 2044:2011 mengenai alat pengangkut ayam umur sehari yang merupakan revisi dari SNI 19-2044-1990. Adanya SNI ini sebagai upaya untuk menstandardisasi alat pengangkut anak ayam umur sehari/kuri di darat guna menjamin keamanan, kenyamanan dan keselamatan serta mempertahankan kestabilan mutu anak ayam umur sehari.
Baca Juga : Logistik di Sektor Hulu Perunggasan
Di dalam SNI 2044:2011, disebutkan bahwa yang dimaksud alat pengangkut adalah alat pengangkut kendaraan tertutup yang digunakan khusus untuk mengangkut kuri (DOC) dalam kemasan (boks) DOC di jalan. Bahan dasar dan konstruksi terbuat dari kayu atau logam dengan konstruksi kuat, tahan lama, dan tidak merusak kemasan DOC serta dilengkapi dengan isolator. Desain alat pengangkut kuri berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran minimum dimensi panjang 3.100 mm, lebar 1.800 mm dan tinggi 1900 mm, yang dilengkapi ventilator. Pertemuan antara dua bidang tidak membentuk sudut dan kemiringan atap sebesar 5 ° (lima derajat).
Sedangkan untuk ventilasi menggunakan blower (inhaust dan exhaust), yang menjamin sirkulasi udara untuk keamanan dan kenyamanan kuri selama pengangkutan. Ventilasi diletakkan di bagian muka dan belakang alat pengangkut DOC yang berfungsi untuk mempertahankan suhu 25 °C sampai dengan 30 °C di dalam ruangan alat pengangkut DOC (lihat Gambar 3). Mengenai kapasitas muat, suhu di dalam ruang alat pengangkut, dan tingkat kematian (mortalitas) saat perjalanan bisa dilihat di Tabel 1.
Tabel 1. Persyaratan unjuk kerja
Parameter |
Satuan |
Persyaratan |
Kapasitas muat minimum |
boks |
180 |
Suhu di dalam ruangan alat pengangkut DOC |
oC |
25-30 |
Mortalitas DOC saat pengangkutan |
% |
≤ 2 |










