POULTRYINDONESIA, Jawa Tengah – Beberapa waktu lalu Direktorat Jenderal Peternakan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian Republik Indonesia mengadakan rapat dengan perusahaan integrator untuk membantu menyerap ayam dari peternak mandiri pada tanggal 18 April 2020 di Jakarta. Hasilnya adalah 22 perusahaan integrator menyanggupi bekerja sama dengan pemerintah untuk menyerap 4 juta ekor ayam milik peternak mandiri.
Menanggapi hal tersebut, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPI) berupaya untuk membantu peternak dengan membeli sekitar 1.500 ekor ayam dari peternak mandiri di Glonggong, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali dan di wilayah lain seperti di Desa Balak, Kecamatan Boja, Kendal, Jateng.
Bersama dengan perwakilan pemerintah, drh. Slamet, Kabid Budidaya Disnakeswan Provinsi Jawa Tengah, CPI melakukan pembelian perdana sebanyak 20.000 ekor/hari di wilayah Jawa Tengah dengan harga Rp15.000/kg yang diselenggarakan pada 22-23 April lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Area Head Marketing Live Bird Jateng 2 PT Charoen Pokphand Indonesia, Acky Soeksmono, mengatakan bahwa CPI mengikuti arahan Ditjen PKH untuk menyerap ayam peternak mandiri karena kondisi pasar yang kurang bagus untuk para peternak mandiri.
Ayam yang diambil dari peternakan milik Taufik warga Nogosari, yang merupakan salah satu peternak binaan Pardjuni, direncanakan akan langsung dikirim ke Salatiga. “Ayam ini akan kami kirim ke rumah potong hewan unggas (RPHU) milik kami yang ada di Salatiga,” kata dia di Boyolali, Kamis (23/4). Selain di wilayah Nogosari, pada hari Kamis tersebut juga menyerap ayam dari daerah lain seperti Salatiga, Semarang dan sekitarnya.
Baca Juga: Penyerapan Ayam Ras Peternak Mandiri Mulai Berjalan
Sementara itu Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Indonesia, Jawa Tengah, Pardjuni, yang juga turut menyaksikan kegiatan tersebut mengatakan selama ini peternak sudah banyak merugi, sebab harga ayam hidup yang terus berada di bawah harga pokok produksi (HPP).
“Belum lama ini pemerintah merespons. Ada keputusan bahwa hasil peternak rakyat ini akan diserap oleh perusahaan kemitraan atau perusahaan besar. Pekan ini program itu mulai berjalan,” Jelas Parjuni. Lebih lanjut ia mengatakan dari kalangan perusahaan, termasuk PT Charoen Pokphand Indonesia sudah datang untuk menyerap hasil dari peternak rakyat di Nogosari. “Perusahaan membeli dengan harga lebih baik dibandingkan harga pasar. Harga pasar saat ini sekitar Rp11.000/kg, sedangkan dari perusahaan dibeli Rp15.000/kg,” ujarnya.
Jusmeinidar Jusran selaku Vice President Poultry Production and Animal Health CPI, menambahkan CPI berkomitmen dengan Pemerintah untuk melakukan pembelian 1.000.000 ekor ayam langsung dari peternak mandiri.
“Mulai Jumat, 24 April 2020, kami akan melakukan pembelian ayam dari peternak mandiri di wilayah Jawa Barat, sebanyak kurang lebih 10.000 ekor/hari dan akan dibawa langsung ke RPHU Cicalengka, Jawa Barat dan akan CPI lakukan sampai komitmen terpenuhi,” jelasnya. Bella