Penandatanganan peresmian kandang riset closed house di Undip
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Perusahaan yang bergerak di industri pakan ternak, pembibitan, dan budi daya ayam ras serta pengolahannya, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPI) menghibahkan kandang riset closed house berkapasitas 1.000 ekor kepada Universitas Diponegoro, Semarang.
Peresmian kandang riset closed house tersebut berlangsung secara daring melalui aplikasi Zoom, Selasa (10/11).
Dekan Fakultas Peternakan dan Pertanian UNDIP, Dr. Ir. Bambang Waluyo Hadi Eko Prasetiyono, M.S., M. Agr mengucapkan terimakasih setinggi-tingginya kepada CPI yang telah memberikan kandang riset closed house, yang diharapkan hibah tersebut dapat bermanfaat dalam pengembangan dunia riset budi daya broiler khususnya para peneliti di Undip.
“Seiring dengan hibah kandang riset yang diberikan oleh CPI, kami para peneliti di Undip telah menemukan teknologi IoT yang dapat dioperasikan secara jarak jauh tanpa ke kandang,” ujar Bambang.
Baca Juga: Closed House Mini Banyak Diminati
Selain itu pihaknya juga memasang peralatan-peralatan riset di kandang hibah tersebut dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja yang lebih baik dan efisien dalam budi daya broiler.
“Sekali lagi kami berharap dengan adanya hibah kandang riset closed house ini, dapat mengembangkan riset IoT dan riset lainnya di dunia perunggasan,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, Dr. (HC) Thomas Effendy, SE., MBA mengungkapkan kebahagiaannya terhadap laporan perkembangan riset IoT yang dilakukan oleh peneliti Undip.
Riset dan penemuan baru seperti itulah yang diharapkan oleh CPI. Dengan hibah kandang riset closed house tersebut, CPI ingin memberikan fasilitas dan media kepada peneliti-peneliti di universitas untuk melakukan riset demi meningkatkan kelebihan yang selama ini telah terdapat di closed house.
“Pagi ini kita lihat bersama bahwa FPP Undip dengan bekerja sama dengan Fakultas Teknik Undip telah menemukan penggunaan IoT untuk mendukung proses budi daya,” ujar Thomas.
Pemberian hibah kandang riset close dhouse ini disambut dengan baik oleh Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum selaku Rektor Universitas Diponegoro. Menurutnya CPI selalu memberikan hibah yang berkualitas, bukan memberikan ikannya, tapi dalam bentuk kailnya sehingga para peneliti di Undip dapat berkembang.

Johan menambahkan bahwa dengan adanya revolusi industri 4.0 banyak hal yang berubah, namun ia menjamin satu hal yang tidak akan berubah yakni kebutuhan akan pangan.

“Oleh karena itu hibah semacam ini sangatlah tepat dan akan membantu dalam mewujudkan kemandirian pangan. Kami berharap dengan adanya hibah ini semoga bisa benar-benar dapat bermanfaat buat generasi sekarang dan yang akan datang” ujarnya.