Foto bersama peternak ayam petelur Mojokerto
POULTRYINDONESIA, Mojokerto – Situasi akhir-akhir ini menunjukkan gairah para peternak untuk menambah populasi ayam petelur (layer). Pasalnya, harga jual telur ras semakin membaik setelah sebelumnya sempat anjlok pada beberapa bulan yang lalu.
Menurut Aan Ahyauddin, Supervisor Sales Feed PT Japfa Comfeed Indonesia wilayah Jombang dan sekitarnya yang hadir dalam acara ngopi bareng kelompok ternak ayam petelur “Maju Bersama” mengatakan bahwa masa penurunan harga jual telur saat pandemi COVID-19 terbilang singkat, sebab selanjutnya harga telur merangkak naik.
“Naiknya harga sendiri lebih disebabkan oleh adanya penurunan populasi ayam petelur sekitar 30 persen, sehingga terjadi penurunan produksi telur,” terangnya di Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Kamis (9/7).
Ia menyarankan agar dalam posisi harga telur yang bagus ini, sebaiknya para peternak lebih bagus lagi dalam penangan manajemen agar produksinya optimal dan mendapat keuntungan yang optimal pula.
Masih menurutnya, saat ini adalah saat yang tepat untuk mulai beternak ayam petelur bagi pemula atau tambah populasi ayam bagi yang sudah beternak karena populasi secara umum sedang turun.
Baca Juga: Catatan Jelang Awal Ramadhan Harga Telur Cukup Tinggi
“Saya mengamati para peternak besar juga sedang fokus untuk menambah populasi,” katanya.
Saran dari Aan membuat para peternak yang hadir dalam acara ini semakin bersemangat, apalagi dalam acara ini menghadirkan pihak perbankan dalam hal ini dari BRI unit Wonokusumo, yang dihadiri oleh Farid Noor selaku kepala unitnya.
Farid mengaku siap membantu peternak dalam permodalan melalui program KUR. “Kami mempunyai kuota dana untuk KUR, selama kuota itu masih ada maka kami siap mencairkan untuk peternak,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua kelompok ternak “Maju Bersama”, Hadi Suyono sangat setuju untuk pengembangan peternakan ayam petelur di dalam kelompoknya karena hal itu sesuai dengan visi kelompok ternak yakni menjadi kelompok ternak yang maju.
“Ada rencana untuk maju bersama di kelompok ini, yakni sedang diupayakan untuk membuat ternak ayam petelur di lahan khusus yang dikelola oleh kelompok ternak,” ungkapnya.