Penyerahan penghargaan dari United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) kepada PT Malindo
POULTRYINDONESIA, Jakarta – PT Malindo Feedmill Tbk, Plant Cikande, menerima penghargaan dan apresiasi dari United Nations Industrial Development Organization (UNIDO), organisasi pengembangan industri di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa, atas partisipasi dan implementasi program Resource Efficient and Cleaner Production (RECP) di pabrik Malindo unit Cikande, Serang, Banten.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Salil Dutt, Chief Technical Adviser (CTA), RECP Indonesia dan diterima oleh Ferry Surianto, Senior Plant Manager PT Malindo Feedmill Plant Cikande – mewakili sektor Industrial Zone – dalam sebuah acara di Hotel Shangrila Jakarta, Kamis (3/12).
RECP diinisiasi oleh UNIDO bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup RI, Kementerian Perindustrian RI serta Pemerintah Swiss dengan membentuk unit yang disebut PPBN atau Pusat Produksi Bersih Nasional/Indonesia Cleaner Production Center.
RECP meliputi tiga hal yaitu peningkatan kinerja ekonomi melalui peningkatan penggunaan sumber daya produktif, perlindungan lingkungan dengan melestarikan sumber daya dan minimal dampak industri pada lingkungan dan peningkatan sosial dengan menyediakan pekerjaan dan melindungi kesejahteraan pekerja dan komunitas lokal.
Baca Juga: Malindo Melakukan Ekspor Perdananya Ke Negeri Sakura

Dalam acara terzebut Ferry Surianto juga menyampaikan sekilas tentang PT Malindo Feedmill serta bagaimana penerapan RECP.

“Kami telah mengganti pemakaian batubara pada mesin boiler dengan cangkang sawit sejak 2017. Ini salah satu langkah dalam upaya menjaga sustainability dan mengurangi dampak terhadap lingkungan,” ujar Ferry.
Ia menambahkan bahwa sebelum pelaksanaan RECP, tahun 2018 sampai pertengahan 2019 penggunaan cangkang sawit untuk boiler di atas 15 kg/ton pakan, tapi sejak September 2019 hingga Oktober 2020 telah lebih efisien, yaitu di kisaran 12 kg/ton pakan.
Konsep RECP sejalan dengan arahan Manajemen Malindo bahwa pabrik harus melakukan inovasi untuk menghasilkan produk yang efisien dalam penggunaan sumber daya.