POULTRY INDONESIA – Satu lagi akan hadir event peternakan yang wajib masuk dalam agenda kunjungan bagi Anda yang ingin mencari referensi ilmu dan teknologi peternakan. Tahun ini, kawasan Asia akan dimeriahkan kembali dengan gelaran pameran VIV China pada 17-19 September mendatang di kota industri Nanjing tepatnya di area Nanjing International Expo Centre (NIEC). VIV China terselenggara per dua tahun sekali dan pameran ini merupakan bagian dari seri gelaran pameran peternakan dunia yang diinisiasi oleh organizer terkemuka VIV Worldwide. VIV China merupakan pameran peternakan terbesar di Cina yang menjadi wadah berkumpulnya pelaku bisnis dan industri peternakan negara Cina dengan stakeholder peternakan luar negara Cina.
Sebelumnya VIV China 2016 bertempat di kota Beijing dan telah berhasil menelurkan catatan penting yakni dikunjungi oleh 15.155 pengunjung yang berasal dari 85 negara dengan total peserta pameran yang berpartisipasi sebanyak 550 perusahaan. Tahun ini, dengan berpindahnya lokasi pameran ke Nanjing sebagai ibu kota provinsi Jiangsu diprediksi akan lebih banyak mencatatan prestasi. Hal ini diungkapkan oleh Show Manager VIV China Anneke Van Rooijen, bahwa Nanjing merupakan kota industri strategis yang menghubungkan hasil produksi industri kawasan Cina Utara dengan Cina Selatan, hal ini menjadi prospek bagi VIV China 2018 untuk lebih menarik banyak stakeholder peternakan dari seluruh daratan Cina.
Dari data yang dirilis per Mei lalu oleh penyelenggara, jumlah peserta pameran sementara tahun ini yang ikut berpartisipasi kurang lebih 400 perusahaan yang didominasi oleh sektor peralatan peternakan, pakan, kesehatan hewan, akuakultur dan dairy serta ada juga dari sektor lainnya. Diketahui beberapa perusahaan besar yang ikut berpartisipasi diantaranya KAHPA, TEXHA, Valli S.p.A, Kutlusan, Linco, Amlan International, Aviagen, dan masih banyak lagi. Jumlah peserta pameran diprediksi akan bertambah mengingat posisi negara Cina yang sekarang ini dikenal sebagai big market dan dijadikan oleh mayoritas stakeholder peternakan sebagai referensi untuk industri peralatan peternakan di Asia.











