Ketua Umum PB PDHI, drh. Muhammad Munawaroh, MM (tengah) didampingi drh. Sudirman (kiri) dan drh. Makmun (kanan) saat pemotongan pita peresmian Grha Dokter Hewan.
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) mendapatkan kado istimewa tepat di hari ulang tahunnya yang ke-68 yakni berupa sebuah bangunan permanen sebagai kantor pusat PDHI yang diberi nama Grha Dokter Hewan.
“Alhamdulillah hari ini kita (dokter hewan) punya bangunan milik sendiri pada usia PDHI yang telah mencapai 68 tahun sejak didirikannya di Kongres Pertama Lembang pada tanggal 9 Januari 1953,” ujar Ketua Umum PB PDHI, drh. Muhammad Munawaroh, MM.
Saat meresmikan Grha Dokter Hewan yang beralamatkan di Jalan Joe, No.9, Kav 8A RT 07/04, Kebagusan, Ps Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (9/1), Munawaroh mengatakan bahwa mewujudkan Grha Dokter Hewan merupakan program yang telah dicanangkan saat Mukernas I PDHI Januari 2019, di mana setiap dokter hewan mempunyai kewajiban membayar iuran minimal sebesar 100 ribu rupiah/tahun selama 4 tahun dari tahun 2019 sampai 2022.
“Bila jumlah anggota yang tercatat saat ini kurang lebih ada 10 ribu anggota, maka di atas kertas akan terkumpul dana 4 miliar rupiah. Namun hingga Januari 2020 yang telah membayar iuran baru 2500 orang. Maka dari itu PB PDHI mengimbau bagi dokter hewan yang belum iuran bisa segera iuran,” ujarnya.
Munawaroh bercerita, bangunan 2 lantai tersebut awalnya akan dijual oleh pemilik sebelumnya dengan harga sebesar 4 miliar rupiah. Harga tersebut merupakan harga sebelum pandemi, setelah pandemi turun hingga ditawarkan sebesar 2,6 miliar rupiah. Namun atas negosiasi, akhirnya bisa dibeli hanya dengan harga 2 miliar rupiah.
Baca Juga: Gamavet Bersama PDHI Bahas Dampak UU Cipta Kerja Terhadap Tenaga Kesehatan Hewan
“Itu pun masih belum lunas karena baru dibayar sebesar 1,5 miliar rupiah. Jadi kita masih punya hutang sebesar 500 juta yang akan dicicil selama 5 bulan ke depan,” kata Munawaroh.
Grha Dokter Hewan memiliki filosofi yang bermakna sebagai bukti persatuan dan kekompakan dokter hewan se-Indonesia, karena dengan kekompakan dokter hewan Indonesia dapat menuntaskan cita-cita para pendahulu untuk mewujudkan sebuah bangunan yang dapat diwariskan kepada para penerus dokter hewan di Indonesia.
“Kami mohon doa agar bangunan ini mendapatkan keberkahan dari Allah SWT dan menjadi bangunan yang dapat diwariskan untuk generasi selanjutnya dan dapat mempersatukan dokter hewan di Indonesia selamanya,” harap Munawaroh.
Apresiasi atas peresmian sekretariat baru hadir dari berbagai tokoh masyarakat. Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi, mengucapkan selamat atas peresmian Grha Dokter Hewan dan selamat ulang tahun PDHI ke-68.
“Semoga senantiasa bersemangat memberikan kontribusi yang lebih baik bagi bangsa dan negara sesuai dengan motto ‘manusya mriga satwa sewaka’ yang artinya menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui kesejahteraan hewan,” ucapnya.
Selanjutnya apresiasi datang dari Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah. Dirinya mengapresiasi kepengurusan PDHI yang sekarang yang telah mampu mewujudkan cita-cita bersama untuk memiliki bangunan sendiri.
Selain itu, PDHI saat ini sangat dirasakan kehadirannya di daerah pada berbagai kegiatan, pendampingan, maupun posisi tawar dengan berbagai pihak.
“Sekali lagi saya berterima kasih kepada segenap pengurus PB PDHI. Kita berharap ke depan visi besar ini bisa terus dikembangkan dan lompatan-lompatan besar bisa diteruskan,” ujar gubernur yang bergelar dokter hewan ini.