Penyelenggaraan ISPI Internship Program Evaluation atas kerja sama Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) dan Red Meat and Cattle Partnership Australia
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Peternakan merupakan salah satu sektor yang membutuhkan keterampilan dalam manajemennya. Hal ini menjadi latar belakang acara “ISPI Internship Program Evaluation” yang terselenggara atas kerja sama Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) dan Red Meat and Cattle Partnership (RMCP) Australia di Hotel Aston, Jakarta, Senin (2/3).
Acara tersebut merupakan tahap terakhir dari rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak bulan November 2019 yang diikuti oleh 25 mahasiswa lulusan baru (fresh graduate) dari kampus peternakan di seluruh Indonesia.
Ir. Didiek Purwanto, IPU selaku Ketua Umum PB ISPI, dalam sambuannya menjelaskan bahwa program ini dimaksudkan untuk menampung dan membekali keterampilan alumni peternakan yang jumlahnya banyak tetapi belum bisa diserap secara maksimal. Program ini juga akan dievaluasi dan terus dikembangkan ke depannya.
Baca Juga: Alumni Program Magang NIAPP Selenggarakan Reuni
“Selain keterampilan, lulusan peternakan juga harus mencintai bidang yang sedang digelutinya. Semoga program ini terus berkembang menjadi lebih baik, serta SDM yang dihasilkan beda dengan yang lain,” ujarnya.
Sambutan baik terhadap program ini juga disampaikan pihak perusahaan penempatan magang. drh. Neny Santy Jelita Lumbantoruan selaku dokter hewan di PT Juang Jaya Abdi Alam menyampaikan bahwa perusahaan terbuka dengan program seperti yang diselenggarakan oleh ISPI ini.
“Bagi perusahaan, program seperti ini dapat dijadikan masa inkubasi karyawan, jadi lebih efisien waktu dalam perekrutan karyawan. Minat dan keterampilan menjadi modal utama bagi lulusan peternakan yang ingin menghadapi dunia kerja,” ungkapnya.