Konsumen harus cermat dalam berbelanja daging , apalagi saat pandemi Covid-19. (sumber gambar: nusakini.com)
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Dalam masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, dalam berbelanja produk hasil ternak berupa daging, perlu menerapkan standar protokol kesehatan. Hal-hal yang harus dilakukan yakni selalu memakai masker, jaga jarak minimal 1 meter, hindari kerumunan orang, hindari menyentuh atau memegang permukaan(tisu alkohol), dan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik.
Hal itu disampaikan oleh Pengajar FKH IPB Dr. Denny Widaya Lukman dalam sebuah training online bertajuk “Penanganan dan Pengolahan Daging yang Sehat dan Berkualitas, Saat Pandemi Covid-19, yang diselenggarakan oleh Forum Logistik Peternakan Indonesia (FLPI) dan Fakultas Peternakan IPB pada 4 dan 5 Mei 2020 lalu.
Denny memberi saran penting yang perlu dilakukan saat berbelanja daging saat pandemi Covid-19. Saran-saran itu yakni membeli daging pada kios atau toko yang resmi, memilih daging yang berwarna cerah, segar, tidak berwarna gelap atau kehitaman, lembap, tidak berbau.
Baca Juga: FLPI Gelar Seminar RPHU
“Jika membeli daging yang sudah dikemas, pilihlah kemasan yang utuh, bersih dan berlabel,” ujar Denny sembari menambahkan untuk membeli daging yang disimpan pada lemari pendingin atau freezer.
Denny juga menambahkan, sebaiknya membeli daging yang ada logo Nomor Kontrol Veteriner (NKV) pada kemasannya. Tentang urutan waktu belanja daging, ia menyarankan agar membeli daging baik yang masih mentah, segar, atau beku pada akhir berbelanja di pasar.
Setelah selesai berbelanja daging, sesampai di rumah, Denny menandaskan untuk tetap menerapkan standar protokol kesehatan, yakni begitu sampai di rumah langsung ganti pakaian, bersihkan diri dengan mandi, kemasan daging segera diganti, dan kemasan segera dibuang. Daging dapat segera dimasak atau jika ingin disimpan masukkan daging dalam kantong atau wadah bersih, serta kerap selalu cuci tangan. PI