Profesi dokter hewan memiliki peran penting untuk mengawal keamanan pangan produk asal hewani
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Dokter hewan sebagai salah satu profesi yang bersinggungan dengan hewan juga memiliki peran penting dalam penyediaan protein hewani bagi masyarakat luas. Dimana aspek keamanan pangan asal hewan selalu menjadi prioritas.
Ismanto, Ketua Panitia seminar “One Day Scientific Expo”, menyatakan bahwa suplai telur sebagai salah satu sumber protein hewani yang murah untuk DKI Jakarta dipenuhi dari Blitar dan daerah penyangga yang ada di sekitar Jakarta, bahkan ada pula yang dari Lampung dan Palembang. “Blitar saja, per harinya bisa mencapai 700 ton, itu baru separuh kebutuhan Jakarta,” terangnya saat memberikan sambutan dalam seminar di Putri Duyung Ancol, Jakarta, Sabtu (2/2).
Acara yang bekerja sama dengan Pemda DKI Jakarta ini mengangkat tema, “One Day Scientific Expo : Peranan Dokter Hewan Dalam Penyediaan Protein Hewani di Indonesia dan Dalam Memberikan Pelayanan Medis secara Profesional di DKI Jakarta dan Temu Kangen GAMAVET 2019”.
Dalam sambutannya, Ismanto menambahkan, acara ini merupakan salah satu cara Gamavet mengapresiasi peran dokter hewan yang turut serta aktif meningkakan protein hewani yang berguna untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan masyarakat, juga peningkatan pelayanan dokter hewan untuk masyarakat. “Ini adalah salah satu bentuk asah asih
asuh Gamavet sebagai wujud pembinaan terhadap anggotanya, terutama dokter hewan yang ada di wilayah Jabodetabek,” tandasnya.
Drh. Syamsul Ma’arif, M.Si, Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, dalam paparannya menjelaskan bahwa rata-rata konsumsi pangan hewani masyarakat Indonesia masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan data yang ada, konsumsi untuk daging sapi baru mencapai 2,5 kg/kapita/tahun, ayam 12,13 kg/kapita/tahun, dan telur 6,69 kg/kapita/tahun. “Saya pikir ini menjadi tugas bersama termasuk juga dokter hewan untuk bagaimana bisa berperan dalam penyediaan protein hewani, di sisi lain juga harus terus mengajak masyarakat untuk meningkatkan konsumsinya sebagai upaya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” terangnya.
Beberapa narasumber seminar juga tampak hadir seperti Dr. Ir. Tri Hariyanto, MM (Fungsional Utama Dirjen Perikanan Budidaya KKP RI), drh. Nanang Purus Subendro
Presiden Direktur PT. Indo Prima Beef), Ir. Achmad Dawami (Ketua Umum Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas), Dr. Y. Sari Murti, SH.,M.Hum (Dekan Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya) dan drh. Andi Wijanarko (PB PDHI).