Kementan gelar halal bil halal di Kompleks Kementan sekaligus menerima Opini WTP dari BPK
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Kementrian pertanian menggelar halal bihalal Selasa (11/6) di Gedung Auditorium Gedung F, Kanpus Kementrian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan. Acara halal bihalal yang dimulai pukul 9.30 WIB dibuka dengan pembacaan ayat suci Al Quran.
Halal bihalal yang dihadiri oleh lingkup seluruh staff Kementerian Pertanian ini juga disertai dengan laporan Keuangan Kementrian Pertanian oleh Ketua 4 Badan Pemeriksa Keuangan  RI Prof. Dr. H. Rizal Djalil, M.M. Dalam sambutannya Rizal menyampaikan bahwa ada peningkatan NTP dan NTUP secara signifikan dan teknologi pertanian sudah lebih maju.
Menurut Rizal dalam laporan kinerja keuangan Kementan, raihan opini WTP ini menandakkan pengelolaan anggaran Kementan telah dilakukan secara akuntabel dan standar akutansi pemerintah. Hebatnya lagi, Kementan satu-satunya kementerian yang tidak pernah terkena Operasi Tangkap Tangan.”Jadi kita semua harus mengapresiasi kerja keras Menteri Pertanian. Kementerian Pertanian pada tahun anggaran 2018 telah mencapai target realisasi yang sangat besar hampir 91 persen dari total anggaran Rp 24,38 triliun, terealisasi Rp 21,84 triliun,” beber Prof Rizal.
Baca Juga : Kementan Pastikan Stok Pangan Pokok Asal Hewan Cukup Jelang Lebaran
Keberhasilan kementrian pertanian tidak hanya dari pemenuhan pangan saat bulan puasa juga dari segi produksi pertanian. Rizal juga menambahkan masukan untuk Kementerian  Pertanian untuk menambah anggaran untuk mengelola data. “Dalam rangka mengikuti persaingan global, BPK memberikan masukan kepada Kementerian Pertanian agar menambah dana research untuk mengelola data pertanian secara luas dalam menghadapi persaingan global,” jelasnya.
Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP menyampaikan bahwa keberhasilan WTP ini merupakan sejarah baru di Kementerian Pertanian. “Kementrian pertanian berhasil mempertahankan WTP selama 3 tahun yang merupakan pertama dalam sejarah.Beberapa capaian nyata ini tentu menjadi bukti bahwa pengelolaan anggaran di Kementan benar-benar dimanfaatkan semestinya bahkan berhasil membawa prestasi dalam pembangunan sektor pertanian,” Kata Amran.
Selain itu, dibawah komando Amran Sulaiman, Kementrian pertanian juga berhasil menurunkan inflasi dan meningkatkan ekspor. Pertumbuhan juga dirasakan dari sektor pertanian yang tadinya ditargetkan sebesar 3.5%, tetapi sudah melampaui target sampai 3.7%. Esti