Bincang Asyik Pertanian Indonsesia yang diselenggarakan di Gedung PIA Kementan Jaksel
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Bertempat di Gedung Pusat Informasi Agribisnis (PIA) Kementerian Pertanian, Ragunan Jakarta Selatan (5/1), Kementerian Pertanian memaparkan beberapa capaian prestasi sektor peternakan selama 4 tahun. Pemaparan hasil kinerja tersebut dibalut dalam sebuah acara bertajuk Bincang Asyik Pertanian Indonesia (Bakpia) Kementerian Pertanian.
Dalam acara yang dimoderatori oleh Primus Dorimulu selaku Pemimpin Redaksi Investor Daily, hadir juga beberapa narasumber selain dari pihak Kementan, yaitu Kepala Dinas Provinsi Aceh drh. Rahmandi MSi, serta Jessica selaku Deputy General Manager Export-Import Pt Primafood Indonesia. Menurut I Ketut Diarmita selaku Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan menyampaikan bahwa untuk mewujudkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia pada 2045, Kementerian Pertanian terus berupaya untuk meningkatkan daya saing dan mempermudah perizinan ekspor, sehingga ekspor sub sektor peternakan terus meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga : CPI Serahkan Bantuan Untuk Korban Tsunami Selat Sunda
Menurut Jessica, sinergi antara sektor privat dan pemerintah untuk menembus ekspor tidaklah mudah, perlu usaha ekstra karena persyaratan yang sangat ketat. “Ekspor merupakan proses yang cukup panjang terutama dari Jepang dengan persyaratan yang sangat ketat sekali sampai keluar rekomendasi dari otoritas veteriner di Jepang yang hanya berlaku selama 2 tahun,” ujar Jessica.
Selain itu juga, sub sektor peternakan saat ini makin diminati. Ketut mengatakan jika berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan Februari 2018 yang menunjukkan bahwa jumlah tenaga kerja Subsektor peternakan tahun 2018 sebanyak 4,83 Juta orang atau naik 27,3% dari tahun 2015. Domi