Ekspor perdana PT CPI merupakan hasil kerjasama antara sektor swasta dan pemerintah
POULTRY INDONESIA, Jakarta – Sebagai tindak lanjut dari rencana Nawacita Presiden RI, Kementerian Pertanian berkolaborasi dengan PT Charoen Pokphand Indonesia melakukan ekspor perdana ke dua negara yakni Republik Demokratik Timor Leste dan Jepang sebanyak 11 kontainer produk unggas, pakan ternak dan minuman, bersamaan dengan pengiriman untuk ke-4 kalinya ke Papua Nugini. Acara tersebut terselenggara di kantor pusat PT CPI di Ancol, Jakarta Utara (20/4).
Presiden Direktur PT Charoen Pokphand Indonesia Thomas Effendy mengatakan bahwa peluncuran ekspor produk-produk tersebut merupakan hasil kerjasama dengan Kementerian Pertanian yang selalu memberikan masukan serta bimbingan teknis kepada pihak perusahaan. “Salah satu kebanggaan bagi kami, bahwa pakan ayam produksi kami telah dipercaya untuk digunakan di peternakan di Timor Leste. Keberhasilan ini tidak terlepas dari hasil hitungan teknis tim Departemen Pertanian Ri yang selalu bekerjasama kepada kami,” jelas Thomas.
Baca Juga : Unhas Terima Hibah Kandang Ayam Kapasitas 20.000 Ekor Dari PT Charoen Pokphand
Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. menyatakan bahwa seluruh jajaran staf Kementerian Pertanian RI dihimbau untuk bisa mempertahankan etos kerja yang sudah dibangun. Khususnya untuk siapapun yang ingin melakukan kegiatan ekspor. “Bapak-bapak kementerian pertanian, ini diteruskan. Semua yang akan mengekspor bahan pertanian antarkan surat itu ke rumahnya. Ini yang betul, kita ini adalah pelayan rakyat. Antarkan seluruh rekomendasi ke perusahaan pertanian. Kejar suratnya bukan mereka (perusahaan) yang mengejar Anda, tapi Anda yang kejar mereka ke sini,” terang Amran.

Selain itu Menteri Pertanian RI juga menyatakan bahwa produk unggas Indonesia dinilai cukup baik untuk ikut meramaikan persaingan global. Apalagi untuk bisa mendapatkan persetujuan impor dari negara tujuan terbilang sulit. “Ekspor ini adalah bukti Indonesia bisa ikut bersaing dengan negara lain dalam memproduksi daging dengan kualitas premium dan sesuai dengan persyaratan internasional,” pungkas Amran.(Foto: Tatang/CPI)