Tum ayam merupakan salah satu kuliner khas Bali yang dibungkus dengan daun pisang juga kaya akan citarasa rempah di dalamnya
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Berbicara tentang wisata kuliner, ternyata Pulau Dewata ini menyimpan banyak makanan khas. Kalau ayam atau bebek betutu mungkin hampir semua orang tahu dan pernah mencobanya. Namun kali ini Poultry Kuliner akan mencoba mengupas makanan khas lainnya yang tak kalah lezatnya dengan ayam betutu, yaitu tum ayam khas Bali.

Pulau yang satu ini memang sangat terkenal hingga ke kancah internasional. Kekayaan alamnya, keragaman budayanya, sampai dengan wisata kulinernya menjadi hal wajib yang kita nikmati ketika kita bertandang ke sana.

Dilansir dari laman www.masakandapurku.com, tum ayam ini merupakan makanan dengan bahan dasar daging ayam yang disajikan dengan cara dibalut atau dibungkus dengan daun pisang. Tum ayam ini juga sangat khas dengan sensasi rempah di dalamnya yang tidak ada duanya di Bali. Makanan ini biasanya dihidangkan pada berbagai acara tradisional, seperti acara keagamaan dan upacara adat lainnya. Penasaran dengan rasanya? mari kita coba masak di rumah. Selamat mencoba!
Bahan Tum Ayam Khas Bali :
  • ½ ekor ayam yang dagingnya masih segar
  • 25 gram kelapa parut kasar yang dihaluskan atau ditumbuk
  • ¼ sdt air jeruk limau
  • 2 sdm minyak goreng
  • 1 sdm bawang goreng
  • 1 butir telur ayam
  • Daun pisang untuk membungkus
Bumbu Tum Ayam Khas Bali :
  • 8 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 1 cm jahe
  • 1 batang serai
  • 1 buah cabai merah besar
  • 5 buah cabai merah keriting
  • 1 cm lengkuas
  • 5 lembar daun salam
  • 5 biji lada
  • ½ sdt terasi goreng
  • 4 biji kemiri
  • ½ sdt garam
  • 1 cm kencur
  • Gula pasir secukupnya
Cara Membuat Tum Ayam Khas Bali :
  • Haluskan bumbu, kecuali serai, jahe dan daun salam
  • Cuci bersih ayam, kemudian potong-potong atau dicincang (tanpa tulang)
  • Parut kelapa, lalu ambil santannya
  • Tuang minyak goreng, lalu panaskan
  • Tumis bumbu yang sudah dihaluskan sampai harum, kemudian angkat
  • Campurkan bumbu yang sudah ditumis dengan ayam yang sudah dipotong atau dicincang, aduk hingga ayam bercampur sempurna
  • Tambahkan kelapa parut, 1 buah telur ayam, bawang merah goreng, daun salam, dan perasan air jeruk limau. Aduk adonan hingga merata
  • Siapkan beberapa lemba daun pisang
  • Tuangkan adonan ke dalam daun pisang secukupnya, kemudian bungkus dengan rapi, dan sematkan lidi untuk mengakhiri proses pembungkusan
  • Kukus tum ayam hingga matang, kurang lebih memerlukan waktu selama 30 menit dengan menggunakan api sedang
  • Tum ayam siap disajikan. Agar bertambah nikmat, biasanya tum ayam dihidangkan dengan nasi putih hangat
Artikel ini adalah artikel lengkap yang telah dimuat di Majalah Poultry Indonesia Edisi Juni 2019 dengan judul “Menikmati Lezatnya Tum Ayam Khas Pulau Dewata”. Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silahkan mengirim email ke: sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153