Ayam Cemani memiliki nilai jual yang sangat tinggi bagi para penghobi ayam dengan warna hitam legam (Sumber Foto : www.thehappychickencoop.com)
Oleh : Ir. Sjamsirul Alam
Warna hitam pada ayam cemani justru menjadi pertanda cerahnya masa depan pemilik atau peternak jenis ayam ini. Bukan karena unsur mistis atau “kesaktian” ayam cemani tersebut, tetapi karena harga atau nilai ekonominya yang sangat tinggi; mencapai jutaan rupiah per ekor. Penampilan fisik ayam cemani yang begitu menarik mampu memberikan keuntungan lebih jika dibandingkan jenis ayam lain.

Fisik yang hitam legam bukan berarti memiliki prospek yang kelam. Ungkapan itulah yang tepat disematkan pada ayam cemani, salah satu kekayaan plasma nutfah Indonesia. Terdapat peluang bisnis potensial pada unggas yang satu ini.

Harga ayam cemani sangat bervariasi tergantung pada kualitasnya. Ayam cemani yang baik dinilai dari tingkat kepekatan warna hitam di seluruh bagian tubuh, mulai dari bulu, kulit, kaki, kuku, lidah, dan bagian tubuh lainnya. Harga ayam cemani “standar” di Tanah Air berkisar antara Rp 150.000-500.000 ribu per ekor untuk ayam dewasa. Sedangkan ayam cemani “super” tidak ada batas harganya, bahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah.
Baca Juga : Upaya Peningkatan Produktifitas Ayam Kampung
Karakteristik produksi
Terkait pemeliharaan dan pengembangbiakan ayam cemani, peternak perlu mengenal terlebih dahulu karakteristik produksi ayam ini, seperti tertera pada Tabel 1.
Tabel 1. Karakteristik produksi ayam cemani
No
Uraian
Parameter
1
Bobot badan DOC (gr/ekor)
28 – 32
2
Bobot badan betina umur 5 bulan (gr/ekor)
1.200 – 1.300
3
Bobot badan jantan umur 5 bulan (gr/ekor)
1.400 – 1.500
4
Bobot badan betina dewasa (gr/ekor)
1.900
5
Bobot badan jantan dewasa (gr/ekor)
2.300
6
Umur pertama bertelur (bulan)
4,6 – 6,5
7
Produksi telur pada pemeliharaan Semi-Intensif (butir/ekor/tahun)
56 – 77
8
Produksi telur pada pemeliharaan Intensif/kandang baterai (butir/ekor/tahun)
215
9
Bobot telur (gr/butir)
41 – 49
10
Konsumsi pakan dewasa (gr/ekor)
93
Sumber: Tike Sartika & Sofjan Iskandar – Balitnak Ciawi (2007).
– Cara pemeliharaan ayam cemani
  1. Kandang.
Ayam Cemani dapat dipelihara pada kandang berlantai kawat, bambu, ataupun di atas lantai tanah atau semen yang dialasi sekam secukupnya. Ukuran kandang bervariasi disesuaikan dengan besar kecilnya ayam. Untuk ayam dewasa standar kepadatannya 4-6 ekor/m2, sedangkan DOC umur 0-4 minggu 10 ekor/m2. Untuk kandang DOC tersebut, sebaiknya berupa kandang panggung berukuran 100 x 100 x 50 cm dilengkapi 2 buah lampu pijar 40 watt ditempatkan di tengah-tengah kandang.
  1. Pemberian pakan.
Untuk anak ayam umur 0-2 bulan, berilah pakan yang terdiri dari bekatul dan tepung ikan serta tambahan vitamin A, D, dan B-komplex sebanyak 1% dari pakan. Untuk anak ayam umur di atas 3 bulan, berikan pakan yang terdiri dari campuran jagung giling, gabah padi, vitamin antibiotik serta sebagai pakan tambahan beri daun-daunan antara lain irisan daun pepaya, kangkung, bayam, tepung karang, cacahan bekicot ataupun siput. Kebutuhan pakan ayam cemani umur 0-11 minggu seperti pada Tabel 2 berikut.
Tabel 2. Kebutuhan pakan ayam cemani umur 0-11 minggu
Umur (Minggu)
Kebutuhan Pakan (gram/ekor/hari)
1
4
2
9
3
13
4
18
5
22
6
27
7
31
8
36
9
40
10
45
11
49
Sejak DOC hingga umur 3 hari, pakan diberikan dengan cara ditebarkan di atas alas kandang, pada kertas koran bekas. Hal itu dimaksudkan sebagai proses adaptasi DOC mengenali pakan karena pada awal pemeliharaan DOC biasanya akan lebih mudah mengenali dan mengonsumsi pakan yang ditebarkan di atas alas kandang, daripada pakan yang langsung diletakkan di dalam baki pakan (feeder tray) bila dipelihara di kandang postal.
Pada hari ke-4 , pakan mulai diletakkan dalam baki pakan yang berada di dalam kandang. Namun bila DOC dipelihara di kandang panggung baru setelah berumur 1 minggu, pakan diberikan di tempat pakan yang terbuat dari bambu yang dibelah dua memanjang. Penggunaan feeder tray ini efektif untuk menjaga kebersihan di dalam kandang postal, karena sisa pakan tidak tercecer dan memperkecil kompetisi antar DOC dalam memperoleh pakan. Kebutuhan pakan untuk ayam pullet cemani ada pada tabel 3.
Tabel 3. Kebutuhan pakan ayam pullet cemani
Umur (Minggu)
Kebutuhan Pakan (gram/ekor/hari)
12
54
13
58
14
63
15
67
16
71
17
76
18
80
19
80
20
80
 
Artikel ini adalah kutipan dari artikel lengkap yang telah dimuat di Majalah Poultry Indonesia Edisi Februari 2019 dengan judul “Peluang Bisnis Ayam Cemani”. Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silahkan mengirim email ke: sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153