POULTRYINDONESIA, Bogor – Permasalahan terkait dengan logistik peternakan masih menjadi sorotan. Dimana perlakuan yang masih belum terstandarisasi dan masih banyaknya pelaku peternakan yang belum memperhatikan animal welfare dalam pengangkutan ternak.
Maka dari itu, Forum Logistik Peternakan Indonesia kembali mengadakan workshop bertempat di Ruang Sidang Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, Dramaga (12/10). Narasumber yang dihadirkan dalam workshop tersebut di antaranya Eddy Wijayanto selaku pendiri sapibagus.com, Tri Nugraharwanto selaku perwakilan dari PT Tanjung Unggul Mandiri, Sudarno selaku Head Of Logistics Foods PT Sierad Produce Indonesia, serta Dr. Ross Ainsworth selaku pelaku usaha eksportir sapi potong dari Australia ke Indonesia.
Baca Juga : Industri Perunggasan Makin Maju, Peran Logistik Kian Dibutuhkan
Berdasarkan Sambutan dari Ketua FLPI yaitu Prof Luki Abdullah, forum FLPI ini didasari atas kegundahan para pelaku usaha peternakan dalam urusan logistik dan transportasi. “Kami mencoba untuk melakukan diskusi mengenai hal yang terkait dengan logistik peternakan di Indonesia.”
Lalu berdasarkan penuturan dari Prof Luki, forum tersebut bertujuan untuk membuat peraturan tentang logistik peternakan yang bisa mengatur urusan logistik peternakan namun tanpa harus ada pihak yang dikorbankan. “Dari setiap logistik yang berkaitan dengan komoditas itu dibagi habis. Ada logistik untuk marine, logistik untuk agriculture, Food Logistics, lalu diantaranya adalah animal logistics. Jadi pada kesempatan kali ini, kami ingin mengangkat tentang bagaimana animal welfare itu diterapkan dalam transportasi peternakan, yang ujungnya itu menjadi sebuah policy brief,” ujar Luki.