Peternak ayam dari berbagai daerah kembali menggelar aksi unjuk rasa di lingkungan Kementerian Pertanian untuk menyuarakan aspirasi mereka terkait harga yang kembali anjlok
POULTRYINDONESIA, Jakarta – Hari Kamis, 26 September 2019 menjadi puncak kegeraman para peternak mandiri atas harga yang tak kunjung membaik. Setelah sempat beberapa kali turun ke jalan meminta keadilan, kali ini mereka kembali menggelar Aksi  Damai di Kantor Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta.
Berjumlah sekitar 700 orang yang terdiri dari peternak di berbagai daerah seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, sampai dengan Kalimantan, mereka berbondong-bondong datang untuk menuntut keadilan atas kestabilan harga ayam hidup serta adanya penegakan regulasi dari pemerintah.
Anjloknya harga ayam hidup yang jauh dari Harga Pokok Produksi (HPP) tak ayal membuat banyak peternak mandiri yang terlilit hutang, bahkan sampai gulung tikar. “Kejadian seperti ini memang selalu terulang di setiap tahunnya, sudah pasti ada kalanya harga itu naik, dan ada kalanya harga turun, tapi untuk kali ini yang paling keterlaluan. Harga dibiarkan jelek seperti ini sudah berbulan-bulan lamanya. Dan suara kami tidak pernah didengar, ini yang membuat kita sangat kecewa, ” ungkap Parjuni yang merupakan salah satu koordinasi Aksi tersebut.
Aksi yang diawali dengan orasi di depan Auditorium Gedung A Kementerian Pertanian ini awalnya terjadi sedikit ketegangan, sampai pada akhirnya pemerintah mengajak para peternak mandiri untuk duduk bersama, menyampaikan apa yang menjadi keresahan mereka ditempat yang lebih kondusif.
Dengan mengundang pula para petinggi perusahaan, pemerintah dalam hal ini turut hadir pula Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, Dirjen PKH, I ketut Diarmita beserta para staf jajarannya untuk menjembatani jalannya acara diskusi dari para peternak mandiri kepada para petinggi perusahan, untuk mencari jalan keluar dari permasalahan yang ada.
Pada akhirnya beberapa tuntutan dari peternak mendapat persetujuan dari para petinggi perusahaan, dan beberapa di antaranya para petinggi perusahaan ini setuju namun dengan pelaksanaan yang akan dilakukan secara bertahap ke depannya. Ditutup dengan tanda tangan kesepakatan bersama antara perwakilan peternak mandiri dengan para petinggi perusahaan, acara aksi berjalan cukup kondusif.