Pengusaha peternakan ayam yang mengawali karier sebagai karyawan perbankan
POULTRY INDONESIA, Jakarta – Menjadi seorang peternak tidak selalu harus berbekal insinyur peternakan. Walaupun berasal dari latar belakang karyawan perbankan, namun Itulah yang terjadi pada diri Oman. Pria pensiunan pegawai bank yang sebelumnya tidak mengerti tata cara beternak, kini terbilang sukses sebagai peternak broiler di wilayah Serang, Banten.
Oman, sebuah nama yang mudah diingat karena sama persis dengan nama salah satu negara di kawasan Timur Tengah sana. Ia lahir dan besar di Banten, tepatnya di daerah Rangkasbitung.
Sejak tahun 1981, Oman bekerja sebagai pegawai bank milik pemerintah hingga pensiun di tahun 2013. Awalnya, Oman tak pernah berpikir untuk beternak broiler. Namun, berkat sebuah pelatihan wirausaha yang diadakan oleh kantornya menjelang masa pensiun, terbesit dalam benaknya untuk berwirausaha saat masa pensiun tiba.
Saat itu tahun 2010, tahun di mana Haji Oman mulai meniti hidup menjadi seorang peternak ayam pedaging (broiler) di penghujung masa baktinya bekerja di bank. “Awalnya saya tak berpikir banyak saat pensiun nanti, akan tetapi semenjak ikut pelatihan usaha, saya jadi tertarik berwirausaha,” kenang Oman.
Awalnya ia mengaku cukup bingung mau usaha apa saat masa pensiun, apalagi ia tidak tahu bagaimana cara beternak broiler pada saat itu.
Namun seperti gayung bersambut, secara kebetulan ada rekannya yang paham dunia broiler dan menawari untuk mengurusinya. “Saya jadi mau dan siap beternak karena ada yang siap mengurusi, sampai sekarang rekan saya masih bekerja sama dengan saya,” tuturnya.
Artikel ini adalah kutipan dari artikel lengkap yang telah dimuat di Majalah Poultry Indonesia Edisi April 2018 di halaman 112 dengan judul “Mengenal Haji Oman, Beralih dari Bank ke Kandang”. Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut silahkan mengirim email ke : sirkulasi@poultryindonesia.com atau hubungi 021-62318153