Vaksinasi DOC broiler di hatchery saat ini adalah suatu keniscayaan untuk menunjang efisiensi dan produktivitas di broiler komersial. Dua jenis aplikasi injeksi yang dilakukan di hatchery, antara lain injeksi subkutan DOC dan injeksi in ovo di telur tetas. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan Ceva Sante Animale di 30 negara pada tahun 2016 (Gambar 1), aplikasi vaksin di Asia masih didominasi dengan injeksi subkutan dan berbanding terbalik dengan zona Amerika Utara (NA) dimana lebih dari 90% mengadopsi vaksinasi in ovo sedangkan Amerika latin (LATAM) sudah mencapai 30%.

Gambar 1. Hasil survey vaksinasi hatchery di berbagai wilayah

Pertumbuhan injeksi in ovo di luar US dan Brasil mencapai 35% hingga tahun 2018, pertumbuhan yang pesat ini sangat mungkin juga terjadi di Indonesia. Ada berbagai alasan mengapa teknologi ini sangat mungkin segera hadir dan berkembang cepat di negara kita:

• Teknologi Vaksin

Vaksin ND dengan teknologi vaksin vector Vectormune® ND yang aman untuk diaplikasikan secara in ovo dimana vaksin ini akan menggantikan ND killed yang hanya bisa diaplikasikan secara subkutan. Keuntungan lainnya, vaksin ini akan bekerja tanpa dipengaruhi kekebalan asal induk terhadap ND, sehingga akan menggertak kekebalan lebih cepat dibandingkan vaksin ND killed. Perlindungan yang lebih komplit baik perlindungan klinis ataupun perlindungan terhadap shedding karena menggertak 3 jenis kekebalan terhadap ND sekaligus, antara lain kekebalan mukosa (IgA), kekebalan berperantara sel (CMI), dan kekebalan humoral (IgG). Vaksin ini akan menjadi pelengkap vaksin IBD immune kompleks Transmune® yang juga aman diaplikasikan secara in ovo. Kedua jenis vaksin ini adalah perfect pair untuk kontrol ND dan IBD sekaligus dalam satu injeksi in ovo.

• Perkembangan Respon Imun yang Lebih Baik

Dalam kondisi alami, perkembangan sistem kekebalan tubuh mengikuti pembentukan embrioniknya, pada saat terjadi rangsangan eksternal, misal: akibat pemberian makan dalam beberapa jam pertama setelah menetas, dan bahkan karena penyerapan kuning telur sekaligus dengan antigen dan antibodi alaminya. Semakin dini stimulus eksternal terjadi, semakin baik perkembangan imunitas secara keseluruhan dalam memberikan respons untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Beberapa konsekuensi imun dari vaksinasi in ovo termasuk peningkatan aktivasi limfosit T pada saat menetas dan persentase CD4, CD8, antigen presenting cell yang lebih tinggi di limpa. Respons imun dalam mukosa melalui injeksi ke dalam cairan amnion dapat memicu produksi IgA yang lebih tinggi.

• Otomatisasi di Hatchery

Teknologi otomatisasi di hatchery dari mulai egg room, transfer room hingga chick room sudah diadopsi di beberapa hatchery di Indonesia. Proses otomatisasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisensi, performa serta mengoptimalkan biaya di hatchery terutama di hatchery dengan kapasitas besar. Salah-satu teknologi otomatisasi yang akan sangat membantu mengoptimalkan teknologi vaksin in ovo yaitu sistem candling otomatis Laserlife®, dengan dua modul yaitu modul laser dan modul life. Modul laser berfungsi mengidentifikasi clear egg dan early dead embryo, sedangkan modul life akan mendeteksi semua dead embryo (< 18 hari) dan telur busuk sehingga pada akhirnya hanya telur-telur fertil yang dalam kondisi baik saja yang akan di injeksi in ovo.

Penerapan teknologi Laserlife® dengan keakuratan bisa mencapai 99.9% akan menghasilkan kualitas DOC yang jauh lebih baik karena meminimalkan kontaminasi akibat adanya explode egg di mesin tetas.Penggunaan Laserlife® mampu mengidentifikasi DIS yang lebih baik 1-3% dibandingkan candling tradisional. (Gambar 2 & 3). Kondisi ini bisa berbeda sesuai dengan kondisi telur HE dan penanganannya.
Hasil breakout ini menunjukkan, penggunaan Laserlife® mampu mengidentifikasi telur DIS yang mid death, late death, up side down dan rotten dengan persentase yang bervariasi, salah satunya tergantung usia induk.

Gambar 2. Perbedaan persentase hasil candling yang dideteksi oleh laserlife versus candling tradisional

Selain membantu sanitasi telur tetas saat proses vaksinasi, teknologi Laserlife® akan sangat membantu meminimalkan vaksin yang terbuang akibat telur-telur yang tidak layak di vaksin serta meningkatkan sanitasi pada proses vaksinasi in ovo.

Gambar 3. Persentase hasil breakout telur DIS yang teridentifikasi oleh laserlife

• Kapasitas Hatchery

Pertumbuhan jumlah hatchery dengan kapasitas produksi melebihi 800.000 telur tetas per minggu diprediksi akan terus meningkat. Hatchery seperti ini, proses vaksinasi dengan injeksi subkutan akan membutuhkan vaksinator yang handal lebih dari 12 personel setiap harinya selama kurang lebih 6 jam dalam prosesnya. Keuntungan teknologi aplikasi vaksinasi in ovo di hatchery tersebut tentunya akan lebih nyata dimana proses di chick room akan lebih efisien dan optimal karena secara otomatis, aplikasi vaksin secara individual sudah tidak dilakukan.

• Generasi baru teknologi in ovo dengan sistem Dual Pressure Injection

Selain kondisi sanitasi telur HE, salah satu tantangan dalam aplikasi in ovo adalah keseragaman ukuran dari telur. Dengan kehadiran sistem injeksi in ovo Egginject® dengan sistem Dual Pressure Injection yang secara otomatis menyesuaikan kedalaman injeksi sesuai ukuran embrio berapapun ukuran telur dan umur induknya (Gambar 4).

Gambar 4. Kedalam injeksi Egg inject diatur secara otomatis sesuai dengan ukuran telur dan embrio dibandingkan injeksi in ovo dengan sistem fixed depth yang memungkinkan kesalaahn injeksinya bisa lebih tinggi

Sistem ini akan meminimalkan angka kejadian telur pecah dan mencegah injeksi yang yang terlalu dalam terhadap embrio, sehingga meminimalkan terjadinya penurunan hatchibility dibandingkan teknologi in ovo lainnya.

Dari hasil pengamatan di Eropa tahun 2017 pada 52 juta telur HE yang di setting, proses candling Laserlife® meminimalkan -2,89% vaksin yang terbuang (p <0,01) pada saat proses vaksinasi in ovo Egg inject® (Gambar 6), ini merupakan keuntungan modul life dari Laserlife® yang mampu mengidentifikasi telur yang tidak layak injeksi (telur busuk, mid death dan late death)

Gambar 6. Penggunaan candling laserlife membantu meminimalkan vaksin yang terbuang

Mencermati perkembangan teknologi di hatchery saat ini dan pengalaman di negara-negara lain, secara praktis dan ekonomis terlihat manfaat utama teknologi vaksin in ovo sistem Egginject® dikombinasikan Laserlife® akan membantu proses modernisasi hatchery dan performa broilernya, dikarenakan:

• Metode aplikasi vaksin yang aman, konsisten, akurat dan lebih cepat
• Membantu perkembangan respons imun yang lebih baik
• Meningkatkan kesejahteraan hewan dengan membuat anak ayam berusia sehari lebih sedikit stres setelah menetas
• Akses yang lebih cepat ke makanan dan air untuk anak-anak berumur sehari karena pengurangan waktu pemrosesan di hatchery yang signifikan
• Pengurangan biaya tenaga kerja yang signifikan dibandingkan dengan vaksinasi subkutan atau lapangan
Adv