Gopan berencana agar gerakan sosialisasi ini dapat diteruskan ke daerah lain di seluruh Indonesia dan dilakukan secara berkesinambungan
POULTRYINDONESIA, Bogor – Sebagai bentuk kepedulian Gopan terhadap komoditas ayam dan telur pasca aksi damai para peternak di Kompleks Kantor Kementan, Jakarta pada Rabu (24/9) silam, asosiasi gabungan dari para peternak unggas sambangi SD Pasir Andong, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor untuk sosialisasi makan daging ayam dan telur sejak dini (28/8). Kampanye tersebut dihadiri oleh 275 siswa dan 12 guru dengan bertemakan “Indonesia Cerdas Itu, Makan Daging Ayam dan Telur”.
Dalam kegiatan ini peternak memberikan informasi mengenai pentingnya konsumsi daging ayam dan telur terutama bagi anak usia sekolah dasar. Hal ini dianggap perlu untuk meningkatkan pengetahuan para siswa dan juga orang tua wali murid untuk mengkonsumsi daging ayam dan telur. Konsumsi daging ayam sejak dini menurut beberapa penelitian dapat meningkatkan kecerdasan dan mampu mengurangi stunting.
Baca Juga : Daging Ayam Bantu Atasi Gizi Buruk Anak Bangsa
Menurut Ketua Harian Gopan Sigit Prabowo, tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan konsumsi daging ayam dan telur khususnya di daerah yang jauh dari perkotaan. “Kami merasa promosi terhadap konsumsi daging dan telur itu masih perlu ditingkatkan, jadi kami berinisiatif untuk melakukan kampanye makan daging dan telur ayam ke daerah daerah,” ujar Sigit.
Sugeng Wahyudi selaku ketua panitia juga menuturkan hal yang sama. Menurutnya selain untuk memberi pengetahuan tentang pentingnya makan ayam dan telur, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan konsumsi daging ayam dan telur. “Memang kegiatan ini tidak serta merta meningkatkan konsumsi per kapita daging ayam yang saat ini baru 13,5 kg/kapita/tahun dan juga konsumsi telur yang saat ini baru 125 butir/kapita/ tahun. Namun paling tidak kegiatan ini diharapkan dapat mendorong konsumsi yang pada akhirnya ikut berkontribusi pada perbaikan harga ayam hidup selain gerakan lain seperti aksi demonstrasi sebagai corong gerakan perbaikan harga ayam kepada peternak dan perusahaan,” jelas Sugeng.

Baca Juga : Peternak Mandiri Kembali Tuntut kestabilan Harga Ayam

Masih menurut Sugeng, asosiasinya juga berencana melanjutkan kegiatan ini akan dilakukan secara massif di seluruh wilayah anggota GOPAN dan PINSAR di Indonesia yang bertujuan untuk mendorong peningkatan konsumsi daging ayam dan telur.